JADI FOKUS POLRI

Jejak Digital Tak Bisa Dibohongi, Akun Hoax Pasti Terlacak

Hukum | Sabtu, 09 September 2017 - 16:55 WIB

Jejak Digital Tak Bisa Dibohongi, Akun Hoax Pasti Terlacak
Ilustrasi. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penyebaran berita hoax saat ini menjadi salah satu fokus pemberantasan Polri. Dari penyebaran konten SARA itu, tak sedikit pelaku yang sudah ditangkap aparat.

Menurut Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Yan Fitri, salah satu cara atau modus pelaku dalam beraksi adalah menggunakan akun palsu di media sosial. Selanjutnya, dengan cepat pelaku memviralkan konten yang dibuatnya.

Akan tetapi, dia menyebut hal itu tak akan mampu mengelabui Polri.

"Jadi, kalau fake akun, tidak ada yang anonim, semuanya bisa kami lihat, jadi kalau dia mau tulis namanya siapa aja pake akun apa saja semuanya bisa dilihat, tidak akan lari ke mana karena kan jejak digitalnya tidak akan bisa dibohongi," katanya saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2017).

Bahkan, imbuhnya, setiap harinya berita hoax itu selalu ada. Namun, hal itu, sambungnya, memiliki tingkatan kualitas tersendiri. Tergantung dari kepentingan menyebarkan berita hoaks itu apa.

"Kan dia (berita hoax) punya kualitas yang kami lihat. Dan upaya kami ya seperi tadi saya melakukan pencegahan, ini kan kita melaksanakan kegiatan patroli cyber dilaksanakan setiap hari, kami upaya penanggulangannya, misalnyakita lakukan komunikasi dua arah," jelasnya.

Jenderal bintang satu itu menerangkan, Polri pun melakukan edukasi, lalu ada juga upaya pendekatan, apabila berita hoax itu telah menyangkut masalah nilai kerugian.

"Jadi, sebuah perbuatan akan menjadi pidana bila ada nilai kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatan seseorang," terangnya.

Akan tetapi, dengan penindakan yang selama ini terus menerus dilakukan, dia mengklaim angka peredaran berita hoax juga telah menurun.

"Untuk saat ini cukup menurun jauh. Kalau sekarang itu satu dua tiga mulai muncul, tetapi puluhan enggak. Karena cukup baik dan menurun," tukas dia. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU