Wonderful Indonesia
Bujet Rp 200 Ribu Bisa Cicipi Beragam Makanan
Menu Tempoe Doeloe Bisa Dinikmati di Festival Kota Lama Semarang
Senin, 18 September 2017 - 09:07 WIB > Dibaca 384 kali Print | Komentar
Menu Tempoe Doeloe Bisa Dinikmati di Festival Kota Lama Semarang
SEMARANG (RIAUPOS.CO) - Anda pernah mencicipi menu makanan tempo dulu? Makan Mini Socijsbrood? Amandel en bitterballen? Soep tomat ala Oma Oen yang sangat terkenal bernama Heldere tomatensoep met balletjes?

Nah, bagi yang ingin bernostalgia dengan makanan tempo doeloe, segera langkahkan kaki ke Festival Kota Lama 2017. Even yang digelar di Area Retensi Tawang Kota Lama, Semarang itu siap menyapa 23-24 September 2017.

"Event Festival Kota Lama kembali menyapa. Tahun ini sudah berjalan keenam kalinya," kata Partono, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Sabtu (16/9).

Bersama Oen’s Semarang Foundation (OSF), “AMBO” sebagai stakeholder Kota Lama, “Vrienden van Kota Lama”, masyarakat peduli Kota Lama yang berdomisili di Belanda, serta masyarakat dan komunitas peduli Kota Lama yang ada di Kota Semarang, sebuah even kuliner tempo doeloe pun coba dicreate. Agenda puncaknya, Gala Dinner yang menyediakan beragam makanan tempo dulu.

Bagi yang ingin bernostalgia, silakan langkahkan kaki Area Retensi Tawang Kota Lama, Semarang, 23-24 September 2017. Dengan menyiapkan dana Rp 200 ribu per orang, Anda sudah bisa mencicipi beragam makanan tempo doeloe.

Sekilas, harga yang dipatok panitia memang terlihat agak mahal. Tapi bila melihat menu yang dihidangkan dan bagaimana ini dikemas dengan berbagai hiburan, bujet Rp 200 ribu bakal terasa sangat murah.

Semua makanan tempo doeloe nantinya bisa dengan bebas dicicipi. Dari mulai Nostalgische snacks: mini socijsbrood, amandel en bitterballen, Heldere tomatensoep met balletjes, Garnalensalade-cocktail (koktail slada udang), Kip met champignonsaus, aardappels en groenten (steak ayam saos champignon dengan kentang goreng dan sayur), semua dipastikan siap disantap pengunjung.
 
Belum lagi nasi goreng Toko Oen, ice cream legendaris Toko Oen Tutti frutti ice cream met vruchten en kruimels dan Koffie/thee met koekjes (kopi/teh dengan kue kering buatan Toko Oen.

“Gala Dinner merupakan pembuka Festival Kota Lama 2017. Beragam agenda lainnya juga dikemas untuk memanjakan mata wisatawan. Pada Hari kedua, waktunya Car Free Day pindah ke Kota Lama. Setelah itu, Aerobik, Zumba dan lomba line Dance akan mengawali pembukaan Festival Kota Lama hari terakhirnya,” tambah Partono.

Kemeriahan acara juga masih dilanjutkan dengan talkshow tentang Kota Lama dan Kita. Acara ini masih dalam rangkaian Festival Kota Lama 2017 yang nantinya digelar di Gedung Samudra Indonesia mulai jam 3 sore. Pengisi pembicaranya berasal dari GenPi Jateng dan komunitas Instagram Semarang, Explore Semarang. Acara ini gratis untuk umum.

Malam harinya, digelar Fashion show dan Line dance yang akan dimulai dari jam 7 malam. Lokasinya berada di panggung Festival. Fashion Show dan Dance on the street berrsama House of Pinky dan LPTB Susan Budihardjo  ini menampilkan kolaborasi tari Belanda dan Jawa bersama tamu - tamu dari Belanda.

"Selain itu Festival yang mengusung Sepanjang Jalan Kenangan juga ada acara walktour kota lama, Rally photo, Instagram competition dan acara menarik lainnya," tambahnya

Beragam kemeriahan tadi ikut disorot Menpar Arief Yahya. Dia mengaku sangat happy lantaran Semarang mulai rajin membuat even kreatif yang bisa mendatangkan banyak wisatawan.

“Ini bagus sekali. Kota Lama Semarang sudah masuk dalam “tentative list” UNESCO, yaitu nominasi daerah yang berpotensi menjadi Warisan Dunia. Lewat even-even kreatif seperti itu, mata dunia akan terus mengarah pada Semarang," kata Menpar Arief Yahya

Dengan rumus Pentahelix, Menteri Arief yakin, “tentative list” UNESCO tadi akan makin cepat mendorong Kota Lama sebagai daerah tujuan wisata internasional.

"Tidak lagi menunggu siapa yang akan memulai, siapa yang berwenang, siapa yang memiliki tanggung jawab. Kuncinya Pentahelix, kerja bareng antara masyarakat, pemerintah, institusi pendidikan, media dan komunitas harus dimulai dari sekarang. Sinegisitas ini jadi kunci sukses," pungkasnya. (*)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SAMPAIKAN PERMOHONAN MAAF
Insiden Pencekalan Panglima TNI, Ini Ungkapan Penyesalan Kedubes AS
Selasa, 23 Oktober 2017 - 21:00 wib
KASUS DUGAAN SUAP
Soal Pengumpulan Uang untuk Auditor BPK, Saksi: Dirjen Kemendes Tahu
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:50 wib
TERPASANG DI SEJUMLAH JALAN IBU KOTA
Spanduk Pengusiran Warga Amerika Beredar Pasca-Insiden Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:40 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
Soal Rencana Aksi 2610, Polisi Akui Belum Dapat Informasi
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:30 wib
DISAMPAIKAN LANGSUNG KE MENHAN RI
Menhan AS Minta Maaf soal Pelarangan terhadap Panglima TNI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:20 wib
TAK MASUK OBJEK PTUN
Salah Kamar, Gugatan Setnov kepada Dirjen Imingrasi Dikritik TPDI
Selasa, 23 Oktober 2017 - 20:00 wib
HAKIM KABULKAN GUGATAN
Resmi Menjanda, Nafa Urbach Berbagi Hak Asuh Anak dengan Zack Lee
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:50 wib
TOLAK PERPPU ORMAS
50 Ribu Massa Akan Kepung DPR dalam "Aksi 2610"
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:40 wib
DALAM SEBUAH WAWANCARA
Pernyataan Kapolri soal Kasus Pemerkosaan Tuai Kritik Menteri Yohana
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:30 wib
UNTUK 20 HARI KE DEPAN
Buntut Aksi Kritik Pemerintahan Jokowi-JK, Polisi Tahan Dua Mahasiswa
Selasa, 23 Oktober 2017 - 19:20 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Winner Concert Sempurnakan Batam International Open Competition
Kemenpar-AP I Gaungkan Indonesia Incorporated di Komodo Travel Mart 2017
Didukung Kemenpar,  FKKS 2017 Tampilkan Budaya Pesisir Selatan Jawa Timur
Ribuan Pengunjung Hebohkan Tanjung Pinang Internasional Dragon Boat Race
Kemenpar Ingin Festival Pesona Meti Kei Jadi Event Kelas Dunia
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini