Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
PULUHAN ORANG SEMPAT DITAHAN
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB > Dibaca 493 kali Print | Komentar
Kivlan Zen Akan Tuntut YLBHI soal Tudingan Sebagai Dalang Kerusuhan
Kivlan Zen. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Puluhan massa diamankan sebagai buntut dari terjadinya kerusuhan di depan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia pada Senin (18/9/2017) dinihari.

Penangkapan itu dilakukan karena massa bertindak anarkistis. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sendiri dalam perkara itu menuding Kivlan Zen sebagai dalang kerusuhan itu.

Menanggapi itu, Kivlan yang juga mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) mengaku akan melawan Punawirawan Mayor Jenderal TNI itu bakal melaporkan YLBHI ke pihak kepolisian.

"Nanti saya laporkan. YLBHI tidak benar menuduh saya sebagai dalang, sebagai aktor. Saya tuntut dia," ujarnya saat dihubungi, Selasa (19/9/2017).

Ditegaskannya, dirinya tak terlibat dalam aksi penyerbuan ke gedung YLBHI. Sebab, dia saat itu tak berada di tempat kejadian perkara (TKP). Di samping itu, Kivlan juga meminta lembaga yang didirikan Adnan Buyung Nasution tersebut ‎dibubarkan.

"Saya tuntut itu YLBHI dan saya minta dibubarkan karena dia menghidupkan PKI," sebutnya.

YLBHI, sambungnya, dianggap telah mendukung upaya kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Tanah Air. Itu tampak dari diselenggarakannya diskusi sejarah tahun 1965/1966.

"Membangkitkan lagi PKI, seminar yang menyalahkan pemerintah Indonesia Orde Baru dan kemudian meminta mencabut TAP MPRS. Itu kan berarti melanggar UUD," tutupnya.

Ketua YLBHI Bidang Advokasi Muhammad Isnur sebelumnya menyebut dua nama yang diduga sebagai dalang pengepungan kantornya pada Ahad (17/9/2017). Keduanya, yakni Rahmat Himran dan Kivlan Zein. (elf)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Diperiksa soal Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:33 wib

Trump Sangkal Kedutaan AS Pindah ke Yerusalem
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:31 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Zulaikhah Ajak Dukung Program Pemerintah
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:23 wib

50 Persen Kekuatan Mafia Narkoba Berada di Lapas
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:20 wib
TEKNOLOGI
Samsung Luncurkan Galaxy A8 dan A8+
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:01 wib

Jembatan Danau Bingkuang Segera Ditutup
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:46 wib
Pemprov-Bawaslu Riau Gelar Pertemuan Tertutup
ASN Tak Boleh Like Status Politik
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:42 wib
POLITIK
Ingatkan Bapaslon Segera Lengkapi Kekurangan Syarat
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Lantik Kades Rantau Panjang
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:39 wib

Agung Laksono Tolak Ringankan Fredrich
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:36 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Zulkifli Harun Dituntut 18 Bulan Penjara

Jumat, 19 Januari 2018 - 10:53 WIB

Lagi, Pengedar Narkoba Jenis Ganja  Diamankan

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:45 WIB

Polresta Selidiki  Kasus Penganiayaan  Ibu Tiri

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:30 WIB

Jual Sabu, Dua Warga Pinggir Ditangkap

Jumat, 19 Januari 2018 - 06:02 WIB

Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us