Wonderful Indonesia
TERKAIT SEMINAR 65 DI YLBHI
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Selasa, 19 September 2017 - 19:15 WIB > Dibaca 1038 kali Print | Komentar
PKI Diisukan Bangkit Lagi, PBNU Keluarkan Sikap Tegas Ini
Seorang anggota polisi tampak berjaga di depan kantor LBH/YLBHI, usai terjadi kericuhan di kantor LBH Jakarta Ahad (17/9) malam. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kegiatan Seminar 65 di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendapat perlawanan dari massa yang menolak adanya acara itu.

Bahkan, polisi sempat menahan puluhan orang karena adanya aksi anarkistis. Acara itu sendiri akhirnya dibubarkan. Terlebih, menurut Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen, PKI sudah memiliki struktur dan kepengurusan yang siap untuk bangkit di Indonesia.

Menurut Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud, pihaknya akan menolak untuk komunisme hidup lagi di Indonesia. Sebab, Indonesia dan para pendiri bangsa sudah sepakat bahwa indeologi Indonesia adalah Pancasila, bukan komunisme.

"Dari dulu sudah sepakat Indonesia negara Pancasila, bukan komunis. Jadi, laksanakan saja sekarang," katanya kepada JawaPos.com, Selasa (19/9/2017).

Ditambahkannya, jika ada pihak-pihak yang mencoba menghidupkan kembali PKI, PBNU akan berada di garda terdepan untuk melakukan perlawanan.

"Indonesia ini sudah sepakat bahwa negara ini Pancasila sampai kapan pun. Nah ini akan PBNU jaga," tegasnya.

Di sisi lain, Marsudi pun mengaku tidak sepakat ada pihak-pihak yang ingin mencabut TAP MPRS Nomor 25/1966 tentang Pembubaran PKI.

"Ya aturan itu tidak boleh berubah," tandasnya.

Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen sebelumnya mengatakan, PKI sudah terbentuk lengkap dengan struktur kepengurusannya, yakni Wahyu Setiaji sebagai ketua umum dan Teguh Karyani menjadi sekretaris jenderal.

Dia menyebut, PKI akan bangkit apabila TAP MPRS Nomor 25/21966 tentang Pembubaran ideologi itu dicabut. Ditambahkannya, dengan sudah terbentuknya kepengurusan itu, maka sudah ada kemungkinan suatu saat komunisme bisa bangkit di Indonesia.

Karena itu, sambungnya, perlu ada ketegasan dari pemerintah mengungkapkan tidak akan mencabut TAP MPRS tersebut. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Diperiksa soal Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:33 wib

Trump Sangkal Kedutaan AS Pindah ke Yerusalem
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:31 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Zulaikhah Ajak Dukung Program Pemerintah
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:23 wib

50 Persen Kekuatan Mafia Narkoba Berada di Lapas
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:20 wib
TEKNOLOGI
Samsung Luncurkan Galaxy A8 dan A8+
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:01 wib

Jembatan Danau Bingkuang Segera Ditutup
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:46 wib
Pemprov-Bawaslu Riau Gelar Pertemuan Tertutup
ASN Tak Boleh Like Status Politik
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:42 wib
POLITIK
Ingatkan Bapaslon Segera Lengkapi Kekurangan Syarat
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Lantik Kades Rantau Panjang
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:39 wib

Agung Laksono Tolak Ringankan Fredrich
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:36 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Diperiksa soal  Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
50 Persen Kekuatan Mafia Narkoba Berada di Lapas

Jumat, 19 Januari 2018 - 11:20 WIB

Mesranya Foto Perpisahan Khofifah dan Susi Pudjiastuti dari Kabinet Kerja
Campak Renggut Nyawa 61 Anak, Komitmen Jokowi Dipertanyakan
Psikolog: Kejujuran Vero Dibutuhkan dalam Mediasi Sidang Cerai Ahok
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us