Wonderful Indonesia
GAGASAN PRESIDEN JOKOWI
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Selasa, 19 September 2017 - 19:30 WIB > Dibaca 479 kali Print | Komentar
Pemutaran Kembali Film G30S PKI Tuai Dukungan Pimpinan DPR
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wacana pemutaran kembali film G30S/PKI mendapat dukungan pimpinan DPR. Menurut Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, dirinya menyambut baik gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Pemutaran film itu sendiri bertujuan untuk mengingat sejarah kelam yang pernah terjadi di Indonesia tersebut. Taufik menyatakan, perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan NKRI patut disampaikan kepada generasi muda. Termasuk untuk memberikan gambaran betapa kejamnya PKI.

"Barangkali ada saat G30SPKI banyak yang belum lahir. Karena apa pun sejarah perjuangan Indonesia dari titik awal menuju kemerdekaan, harus bisa disampaikan ke generasi muda," ‎katanya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Dia pun mengaku setuju jika film itu ditonton secara bersama-sama atau "nonton bareng" (Nobar).

"Supaya anak-anak juga paham bagaimana kekejaman PKI, bagaimana waktu itu Alquran dinjak-injak, dibakar," sebutnya.

Pemutaran film G30SPKI itu, tegasnya, bukan bagian untuk membangkitkan Orde Baru. Sebab, masyarakat yang belum mengetahui kekejaman PKI perlu tahu sehingga menjadi edukasi sejarah Indonesia.

"Ini konteksnya adalah penyampaian sejarah perjangan, karena banyak pada saat PKI itu banyak yang belum lahir," tandasnya.

Menyikapi rencana pemutaran kembali film Penumpasan Pengkhianatan G30SPKI yang diproduksi pada 1984 silam, Presiden Joko Widodo sebelumnya mengusulkan film terkait peristiwa sejarah itu diperbarui agar lebih mudah dipahami generasi saat ini.

Adapun film Penumpasan Pengkhianatan G30SPKI dirilis pada 1984 silam itu disutradarai Arifin C Noer. Film diketahui melibatkan lebih dari 10 ribu pemain dan figuran. Saat Orde Baru berkuasa, setiap malam 30 September, ada pemutaran serentak film G 30 S PKI di layar televisi. Pascareformasi 1998 kewajiban pemutaran film itu dihentikan. (cr2)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW
Minggu, 20 Januari 2018 - 13:15 wib
POLITIK
KPU Pekanbaru dan Rohul Disidangkan Pekan Depan
Minggu, 20 Januari 2018 - 12:12 wib

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau
Minggu, 20 Januari 2018 - 11:24 wib
Agnez Mo
Tak Ada Masalah dengan Anggun
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:50 wib

’’Dari Awal Sudah Begitu’’
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:23 wib

Bupati Hibahkan Tanah Pembangunan Rutan
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:08 wib

Datsun Cross Tampil dengan Gaya Baru
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:06 wib
KAB ROKAN HULU
Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:04 wib

Tersangka Pembakar Istana Siak Jalani Tes Kejiwaan
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:03 wib

Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Minggu, 20 Januari 2018 - 09:58 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW

Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:15 WIB

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:24 WIB

Matangkan Kerja Sama Tol Pekanbaru-Padang

Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:17 WIB

Siap-siap! Habib Rizieq Akan Pulang ke Indonesia

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:05 WIB

Diperiksa soal  Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini