Wonderful Indonesia
Harsono Renato, Praktisi Pertanian
Harus Dimulai dari Sekarang
Minggu, 01 Oktober 2017 - 13:54 WIB > Dibaca 11698 kali Print | Komentar
Harus Dimulai dari Sekarang
(RIAUPOS.CO) -Penggunaan pupuk organik harus dimulai dari sekarang, sebab petani-petani di Indonesia umumnya dan Riau khususnya sudah jauh tertinggal dalam memanfaatkan pupuk organik. Penggunaan pupuk anorganik harus segera ditinggalkan karena berdampak pada pencemaran lingkungan, karenanya para petani di seluruh Indonesia harus mulai dari saat ini juga memanfaatkan pupuk alami yang lebih bersahabat terhadap lingkungan.

Ke depan, dunia pertanian khususnya dalam penggunaan pupuk harus diarahkan pada penggunaan pupuk organik.  Kalaupun terpaksa menggunakan pupuk anorganik sebaiknya dalam takaran yang sangat terbatas dan sebisa mungkin penggunaan pupuk anorganik itu harus ditiadakan sama sekali, karena masa depan pertanian lebih mengarah kembali kepada alam.

"Saya sekarang kita sudah harus mengarah pada penggunaan pupuk organik. Tidak selamanya kita bertahan dengan menggunakan pupuk anorganik. Suka atau tidak suka petani sudah harus mengarah ke sana, karena penggunaan pupuk anorganik itu bisa merusak lingkungan dan sudah saatnya kita kembali ke alam (back to nature),’’ ujarnya.

Sekarang, tambah dia lagi kapan harus dimulai. Harus dari sekarang, sebab kalau tidak dimulai dari sekarang patani-petani akan senantiasa tertinggal, sebab dunia pertanian dunia terus berkembang dan bahkan di dunia mereka lebih suka memanfaatkan pupuk-pupuk yang bersahabat dengan alam atau pupuk organik ini.

Mahasiswa atau siswa pertanian, atau mereka yang berkecimpung dalam dunia pertanian harus memulai dan menyebarluaskan tentang manfaat penggunaan dari pupuk organik ini. Sebab kalau tidak demikian para petani akan tetap mempertahankan penggunaan pupuk organik. Kalau penggunaan pupuk organik terus dipertahankan ancaman dan risiko yang dihadapi cukup banyak.

‘’Untuk memulai sesuatu itu tidak ada kata terlambat. Walaupun sebenarnya kita sudah terlambat, akan tetapi harus tetap dilakukan, sebab tren dunia pertanian sekarang memang sudah arah sana, memanfaatkan bahan-bahan alami untuk dijadikan  apakah yang namanya pupuk, pestisida, herbisida dan sebagainya,’’ tuturnya.

Yang pasti, tambah dia lagi petani jangan menunda-nunda lagi untuk memanfaatkan pupuk organik yang tersedia cukup banyak di alam. Apalagi di Riau, potensi pupuk alam itu cukup besar, sisa-sisa daun tanaman, sisa-sisa sayuran rumah tangga semuanya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk alam atau organik.

Cara membuatnyapun tidak begitu susah, masyarakat tinggal mempelajarinya melalui buku atau melalui dunia internet yang banyak menyajikan cara-cara membuat pupuk organik itu. ‘’Sekarang tinggal kita, mau tidak membuatnya. Yang pasti kita sudah harus memulai pertanian dengan menggunakan pupuk organik itu,’’ ujarnya.

Memang, penggunaan pupuk organik ini hasilnya diperoleh tidak seketika, tidak sama degan pupuk anorganik yang hasil bisa dilihat dalam waktu yang tidak terlalu lama. Respon pupuk organik ini memang sedikit lama, akan tetapi dia tidak merusak dan mencemar lingkungan dan tidak meninggalkan residu yang bisa merusak kesehatan manusia.

Dia juga menyarankan kepada petani di Riau untuk segera beralih dan memanfaatkan pupuk organik yang tersedia cukup banyak di alam. Semua pupuk itu mengandung bahan-bahan yang diperlukan tanaman apakah untuk pertumbuhan, pembentukan buah, memperkuat perakaran ataupun menghalau serangan hama dan penyakit.

‘’Jangan ditunda lagi. Kalau ditunda kita akan terus tertinggal. Dunia sekarang lebih memilih pertanian dengan memanfaatkan pupuk organik,’’ ujarnya.(fiz)


Laporan GEMA SETARA, Pekanbaru
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oleh: Muhammmad Amin
Kupas Tuntas Hubungan Industrial
Minggu, 25 Februari 2018 - 16:01 wib

Pacu Jalur Iven Nasional Dihelat Usai Idul Adha
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:30 wib
Nada Kenangan Bersama Sanggar Mahligai
‘‘Sirawa’’ Undang KPLMR
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:23 wib
NEYMAR JR
Sakit, Diragukan Tampil di Le Classique
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:53 wib
Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak

Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:51 wib
GUNA HINDARI PERCERAIAN
Perlunya Bimbingan Menjaga Ketahanan Keluarga
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:52 wib

Juni, Cak Imin Putuskan Maju Cawapres
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:48 wib
DATUK SERI ULAMA SETIA NEGARA
Buah Pengembaraan
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:59 wib
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
Cari Berita
Liputan Khusus Terbaru
Taklukkan Hati Lintas Generasi

Sabtu, 10 Februari 2018 - 10:36 WIB

Organik Masa Depan Dunia Pertanian

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:49 WIB

Baja Sahabat Alam

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Terganjal karena Kepentingan?

Minggu, 24 September 2017 - 11:22 WIB

 Tidak Ada Intimidasi

Minggu, 24 September 2017 - 11:18 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us