Gubernur

1 Desember 2013 - 06.59 WIB > Dibaca 980 kali | Komentar
 
Gubernur
Putaran dua Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 27 November kemarin sudah pun usai. Hasil hitung cepat yang diselenggarakan dua lembaga survei menyebutkan pasangan H Annas Maamun-Arsyadjuliandi Rachman sebagai pemenangnya. Tapi itu belum final, keputusan akhir yang menetapkan siapa Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih ada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

KPU sendiri baru akan menggelar sidang pleno penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 6 Desember mendatang. Semoga rencana ini tidak diundur lagi, sejatinya pleno penetapan itu akan dilaksanakan pada 4 Desember mendatang. Tidak ada maksud lain dari KPU mengundurkan ini, semata-mata karena tanggal 4 Desember itu akan dilaksanakan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu legislatif tingkat nasional.

Kita tinggalkan saja itu, siapapun yang terpilih dan ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau mendatang hendaknya betul-betul membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Saat ini, apa yang sudah dilakukan gubernur dan wakil gubernur sebelumnya sudah baik, di tangan gubernur dan wakil gubernur baru diharapkan lebih baik lagi.

Perjalananpun masih cukup panjang. Jikalau KPU sudah menetapkan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih tetapi calon lain belum puas atas keputusan itu, ada celah yang bisa dilaksanakan dengan menggugat hasil keputusan itu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tentu ini akan memakan waktu yang cukup lama dan panjang, karena dia harus melalui berbagai proses sebelum keputusan dibuat oleh MK.

Karenanya banyak kalangan berharap, siapapun yang ditetapkan KPU sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih nanti, calon lain yang kebetulan belum berhasil meraih simpati rakyat tidak melakukan gugatan ke MK atau dengan kata lain menerima keputusan yang ditetapkan KPU Riau. Tentu ini memiliki berbagai pertimbangan-pertimbangan yang semuanya untuk kebaikan negeri ini. Terlebih bila melihat hasil selisih suara yang diperoleh cukup besar.

Eloknya memang demikian adanya, karena jika dilakukan gugatan dilakukan ke MK tentu dia akan memakan waktu yang cukup panjang. Negeri Riau ini harus segera berbenah, berbagai persoalan yang ada harus segera ditangani dengan segera oleh seorang gubernur definitif. Karena di tangan penjabat gubernur, kewenangannya hanya ada pada hal-hal tertentu saja. Yang paling utama dari itu semua gugatan itu akan mengeluarkan dana yang tidak sedikit.

Terlepas dari itu semua, masyarakat Riau harus bersyukur karena pelaksanaan Pilgubri berjalan dengan baik, tidak ada hal-hal yang mengganggu pelaksanaan pemilihan terutama dari sisi keamanan. Kedewasaan masyarakat Riau berpikir menjaga persatuan dan kesatuan patut diacungi jempol, sebab rasa aman dan tentram itu adalah yang paling utama di kedepankan. Tidak ada gunanya negeri ini kaya dengan sumber kekayaan alam yang berlimpah jika negeri itu tidak aman.

Yang pasti, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Persoalan-persoalan yang ada di Riau tidaklah bisa dirubah dalam waktu sekejap, dia perlu waktu mungkin setahun, dua tahun bahkan berpuluh-puluh tahun. Dukungan dari masyarakat luas tentu sangat diharapkan gubernur dan wakil gubernur terpilih, tanpa itu mereka berdua tidak kan berdaya melaksanakan program yang dirancang.

Mungkin persoalan yang harus jadi perhatian gubernur dan wakil gubernur terpilih adalah soal pendidikan, kesempatan kerja, kemiskinan dan persoalan sarana dan prasarana infrastruktur yang tidak memadai di negeri ini. Rasanya, bila melihat kekayaan yang ada tidaklah sepadan kondisi infrastruktur yang ada dinegeri dengan kekayaan alam yang dimiliki. Siapa yang hendak disalahkan, tidak ada yang bisa disalahkan, kebersamaan dalam menyelesaikan itu semua menjadi persyaratan mutlak yang harus dilakukan. Tanpa itu, persoalan infrastruktur yang kacau balau di negeri ini tidak pernah terselesaikan.

Gubernur dan wakil gubernur terpilih hendaknya menepati janji-janji yang sudah diumbar ke rakyat. Ingatlah bahwa janji itu adalah hutang, hutang itu harus dibayar. Rakyat berharap kepada gubernur dan wakil gubernur baru Riau untuk membangun negeri ini dengan lebih gemilang. Semoga saja.****


Gema Setara
Redaktur
KOMENTAR
Terbaru
Rabu, 14 November 2018 - 13:15 wib

DPRD Siapkan Rp200 M untuk Sekolah Gratis

Rabu, 14 November 2018 - 13:00 wib

Dua Gedung Penegak Hukum Belum Kantongi Izin Lingkungan

Rabu, 14 November 2018 - 12:53 wib

Kulit Cerah dengan Sapuan Warna Cokelat

Rabu, 14 November 2018 - 12:50 wib

Dewan Ditantang Puasa SPPD

Rabu, 14 November 2018 - 12:48 wib

Disdik : Pagar Dibangunan Komite

Rabu, 14 November 2018 - 12:48 wib

Khawatir Kuota Premium Tidak Cukup di Riau

Rabu, 14 November 2018 - 12:32 wib

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih

Rabu, 14 November 2018 - 12:30 wib

Kontraktor Diminta Menggesa Pengerjaan

Follow Us