Wonderful Indonesia
Pungli Rp300 Juta Tiap Bulan
Rabu, 11 Oktober 2017 - 10:30 WIB > Dibaca 3006 kali Print | Komentar
Pungli Rp300 Juta Tiap Bulan
BERJAGA: Petugas Satpol PP Kota Pekanbaru menjaga kawasan jalur lambat Jalan Soekarno Hatta usai melakukan penertiban PKL di kawasan tersebut, Selasa (10/10/2017). Petugas kembali membakar lapak PKL yang membandel karena masih tetap berjualan meski telah ditertibkan, Senin (9/10/2017) lalu.
KOTA (RIAUPOS.CO) - SATPOL PP Pekanbaru kembali menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di jalur lambat Jalan Soekarno Hatta depan Pasar Pagi Arengka, Selasa (10/10). Meski telah ditertibkan, Senin (9/10), beberapa PKL masih tetap nekad berjualan. Sehingga petugas Satpol PP kembali membakar lapak-lapak PKL yang membandel.

Bebasnya PKL berjualan di jalur lambat ini bukan tanpa biaya. Ada pungutan yang harus mereka bayar kepada oknum tertentu. Jumlahnya pungutan yang didapat sang oknum cukup fantastis. Rp300 juta setiap bulannya.

Adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab ini terkuak pascapenertiban, Senin (9/10) lalu. Ternyata, setiap PKL diwajibkan membayar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per hari.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian membenarkan adanya praktik pungli yang terjadi di lokasi tersebut. Informasi tersebut kata dia, didapati dari para pedagang yang menolak penertiban.

“Kami dapat informasi dari pedagang. Setiap hari ada pungutan mulai dari uang lapak, uang kebersihan keamanan dan uang lainnya. Satu pedagang diperkirakan membayar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu,” ungkap Zulfahmi, Selasa (10/10).

Uang tersebut dinilai cukup besar. Dalam sehari diperkirakan mencapai Rp10 juta. Sebab di lokasi tersebut terdapat sekitar 400 pedagang yang berjualan. Itu artinya, dalam sebulan mencapai Rp300 juta.

“Kami sudah kantongi nama oknum pungli. Salah satunya berisinial B. Diduga dari Disperindag. Kalau kami (Satpol PP, red) tidak ada apa-apa, makanya kami tertibakan di sana,” jelasnya.

Adanya pungli di sana menjadi salah satu alasan bagi pedagang untuk tetap bertahan. Untuk itu, pihaknya mengimbau pedagang jangan memberikan uang kepa?da siapapun. “Di lokasi itu tidak dibenarkan berjualan, makanya ditertibkan,” paparnya.

Terhadap adanya temuan pungli tersebut Zulfahmi mengaku akan melakukan pengusutan lebih lanjut. Namun untuk saat ini pihaknya terlebih dahulu memfokuskan penertiban. ‘’Ada rencana kami dalami, kami usut sampai tuntas. Tapi saat ini kami memfokuskan penertiban itu dulu. Nanti di sana kami juga akan lakukan penjagaan hingga situasi kondusif dan tak ada lagi pedangan yang berjualan disana,” pungkasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW
Minggu, 20 Januari 2018 - 13:15 wib
POLITIK
KPU Pekanbaru dan Rohul Disidangkan Pekan Depan
Minggu, 20 Januari 2018 - 12:12 wib

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau
Minggu, 20 Januari 2018 - 11:24 wib
Agnez Mo
Tak Ada Masalah dengan Anggun
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:50 wib

’’Dari Awal Sudah Begitu’’
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:23 wib

Bupati Hibahkan Tanah Pembangunan Rutan
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:08 wib

Datsun Cross Tampil dengan Gaya Baru
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:06 wib
KAB ROKAN HULU
Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:04 wib

Tersangka Pembakar Istana Siak Jalani Tes Kejiwaan
Minggu, 20 Januari 2018 - 10:03 wib

Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Minggu, 20 Januari 2018 - 09:58 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tiga Hari Patroli, Dua Lokalisasi Tutup

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:40 WIB

Kuli Bangunan Terharu Dikunjungi Tim Jumat Barokah

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:26 WIB

SMPN 4 Terbakar, KBM Dua Shift

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:19 WIB

Tahun Ini, 14.630 Keluarga Terima Bantuan Non Tunai

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:59 WIB

Dispora Bentuk UPT Pengelola Venue Olahraga

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:35 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini