Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SEGERA DISERAHKAN KE JPU
Berkas Perkara Tiga Tersangka First Travel Segera Rampung
Kamis, 12 Oktober 2017 - 18:45 WIB > Dibaca 1082 kali Print | Komentar
Berkas Perkara Tiga Tersangka First Travel Segera Rampung
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Berkas penyidikan atas tiga tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang puluhan ribu jemaah umrah PT First Travel Anugerah Karya Wisata (First Travel) segera dirampungkan Polri.

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, tiga tersangka yakni Andika Surachman, Anniesa Desvitasari Hasiban dan Siti Nuraidah Hasibuan akan segera diserahkan ke jaksa penuntut umum.  

“Prosesnya sedang diberkas, tidak lama juga akan kami limpahkan ke kejaksaan dan pengadilan,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dia mengharapkan ketiga tersangka bisa segera diadili. Kata Tito, kasus itu berawal dari13 laporan korban.  Ternyata, kerugian masyarakat yang menjadi korban First Travel lebih dari Rp1 triliun.

Parahnya lagi, sekitar 46 ribu masyarakat yang telah membayar ke First Travel justru gagal diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Menurut Tito, persoalan itu pun sudah dibahas dalam rapat bersama di Kementerian Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukkam).

Hal itu bertujuan untuk penanganan terhadap jemaah First Travel.

"Penyelesaiannya sudah dilakukan rapat lintas sektoral di Kemenkopolhukkam untuk bagaimana menangani terutama jemaahnya,” terangnya.

Di tempat berbeda, anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq meminta semua pihak menjadikan kasus First Travel sebagai pintu masuk untuk membongkar berbagai kejahatan seperti penipuan, pencucian uang dengan modus travel itu.

Menurutnya, para korban harus bersikap kooperatif untuk memberikan data, fakta dan  realita terkait korban First Travel.

“Saya prihatin ada agen dari Jawa Timur yang meninggal karena tekanan jemaah. Kami termasuk mempersiapkan RUU Penyelenggaran Haji dan Umrah untuk menjaga hak-hak jemaah haji dan umrah,” tuntas politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi VIII DPR dengan korban First Travel, Kamis (12/10/2017). (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMUTILASI LALU DIBAKAR
Suami Wanita Cantik Ini Mengaku Istri Hilang, Ternyata Dibunuhnya
Kamis, 14 Desember 2017 - 13:12 wib
TAMU REDAKSI
Anggaran Cuma Rp200 Juta, Komitmen Berantas Pungli Lemah
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:29 wib

Bersih, Investor Dapat Fasilitas Kredit Rp100 M
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Silaturahmi Pemda-Polri Terus Terjalin
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
2018 DIBUKA, PELUANG BAGI PEMINAT
Penerimaan CPNS Daerah Diajukan untuk 212 Ribu Orang
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:13 wib
Baru Bicara Panjang Usai ke Toilet
Diare Senjata Baru Setnov
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:45 wib
Polres Bengkalis Amankan 10 Kg Sabu
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:39 wib
Oleh Irvandi Gustari
Generasi Milenial & Loyalitas Profesionalisme
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:34 wib
POLITIK
Demokrat Menunggu Putusan Majelis Tinggi
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:25 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Pemkab Terima Uang Pengembalikan Tipikor

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:27 WIB

Kasus Persekusi Ustaz Somad Terus Jalan meski Ormas Terlapor Minta Maaf
Persidangan Perdana Novanto Diwarnai Wajah Sedih Sang Istri
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us