Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
RESMI DIMILIKI NEGARA
Laporan soal Kuda "Gratifikasi" Jokowi Diapresiasi KPK
Kamis, 12 Oktober 2017 - 19:15 WIB > Dibaca 925 kali Print | Komentar
Laporan soal Kuda "Gratifikasi" Jokowi Diapresiasi KPK
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dua ekor kuda jenis Sandalwood yang menjadi pemberian kepada Presiden Joko Widodo oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditetapkan sebagai milik negara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, negara akan memelihara kuda senilai Rp70 juta itu.

"Sudah milik negara dan direkomendasikan dirawat oleh negara," ujar Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono saat dikonfirmasi, Rabu (12/10/2017).

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2017 lalu, Jokowi melaporkan pemberian kuda asal NTT itu. Presiden mendapat hadiah kuda selepas menghadiri acara Festival Sandalwood, pertengahan Juli 2017.

Dua kuda jantan itu langsung diantarkan ke Istana Bogor, Jawa Barat. Tak hanya Jokowi, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto juga telah melaporkan pemberian dua kuda jenis Sandalwood kepada KPK.

Giri mengatakan, laporan pemberian kuda yang masuk kategori gratifikasi itu patut diapresiasi.

"Kami mengapresiasi pelaporan ini. Presiden menjadi teladan pelaporan gratifikasi, demikian KSAU," tuturnya.

Dia menambahkan, hingga September 2017, total gratifikasi yang telah ditetapkan sebagai milik negara mencapai sekitar Rp113,4 miliar. Gratifikasi itu berupa jam tangan mewah, berlian, pulpen mewah, perhiasan, kuda, lukisan, barang elektronik, tiket perjalanan, hingga voucher.

"Pelaporan ini sekaligus menekankan bahwa yang wajib menolak dan melaporkan gratifikasi adalah pegawai negeri dan (anggota) TNI, Polri, BUMN, BUMD, termasuk di dalammya," tandasnya. (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMUTILASI LALU DIBAKAR
Suami Wanita Cantik Ini Mengaku Istri Hilang, Ternyata Dibunuhnya
Kamis, 14 Desember 2017 - 13:12 wib
TAMU REDAKSI
Anggaran Cuma Rp200 Juta, Komitmen Berantas Pungli Lemah
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:29 wib

Bersih, Investor Dapat Fasilitas Kredit Rp100 M
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Silaturahmi Pemda-Polri Terus Terjalin
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
2018 DIBUKA, PELUANG BAGI PEMINAT
Penerimaan CPNS Daerah Diajukan untuk 212 Ribu Orang
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:13 wib
Baru Bicara Panjang Usai ke Toilet
Diare Senjata Baru Setnov
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:45 wib
Polres Bengkalis Amankan 10 Kg Sabu
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:39 wib
Oleh Irvandi Gustari
Generasi Milenial & Loyalitas Profesionalisme
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:34 wib
POLITIK
Demokrat Menunggu Putusan Majelis Tinggi
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:25 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Pemkab Terima Uang Pengembalikan Tipikor

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:27 WIB

Kasus Persekusi Ustaz Somad Terus Jalan meski Ormas Terlapor Minta Maaf
Persidangan Perdana Novanto Diwarnai Wajah Sedih Sang Istri
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us