Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
UNTUK KEPENTINGAN PENYIDIKAN
KPK Cegah Istri Andi Narogong ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi e-KTP
Kamis, 12 Oktober 2017 - 21:00 WIB > Dibaca 1443 kali Print | Komentar
KPK Cegah Istri Andi Narogong ke Luar Negeri Terkait Kasus Korupsi e-KTP
Terdakwa dugaan korupsi pengadaan e-KTP Andi Narogong. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk kepentingan penyidikan kasus e-KTP yang menjerat Direktur PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharjo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencekal istri Andi Narogong, Inayah.

Tak hanya istri terdakwa dugaan korupsi pengadaan e-KTP itu, KPK pun mencegah seorang swasta bernama Raden Gede yang diketahui merupakan adik kandung dari Inayah.

"Dalam proses penyidikan kasus KTP Elektronik dengan tersangka ASS, KPK mengirimkan pada Imigrasi tentang pencegahan ke luar negeri terhadap Inayah dan Raden Gede terhitung sejak 4 Oktober 2017 untuk enam bulan ke depan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/10/2017).

Febri menyatakan, pencegahan bepergian ke luar negeri dilakukan berdasarkan Pasal 12 ayat (1) huruf b UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Penyidik membutuhkan keterangan para saksi tersebut dalam penyidikan kasus e-KTP.

"Dan jika dibutuhkan yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri," jelasnya.

Anang dalam perkara itu diduga bersama-sama para tersangka lainnya melakukan perbuatan melawan hukum dengan memperkaya diri sendiri, orang lain, dan atau korporasi dalam proyek pengadaan e-KTP senilai Rp5,9 triliun.

Tindakan itu menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun. Adapun PT Quadra merupakan perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek e-KTP, yakni Perum PNRI, PT Len Industri, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Arthaputra.

Dia diduga berperan dalam penyerahan uang terhadap SN dan sejumlah anggota DPR RI terkait proyek e-KTP. Atas perbuatannya, Anang Sugiana disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. (put)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMUTILASI LALU DIBAKAR
Suami Wanita Cantik Ini Mengaku Istri Hilang, Ternyata Dibunuhnya
Kamis, 14 Desember 2017 - 13:12 wib
TAMU REDAKSI
Anggaran Cuma Rp200 Juta, Komitmen Berantas Pungli Lemah
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:29 wib

Bersih, Investor Dapat Fasilitas Kredit Rp100 M
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Silaturahmi Pemda-Polri Terus Terjalin
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
2018 DIBUKA, PELUANG BAGI PEMINAT
Penerimaan CPNS Daerah Diajukan untuk 212 Ribu Orang
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:13 wib
Baru Bicara Panjang Usai ke Toilet
Diare Senjata Baru Setnov
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:45 wib
Polres Bengkalis Amankan 10 Kg Sabu
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:39 wib
Oleh Irvandi Gustari
Generasi Milenial & Loyalitas Profesionalisme
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:34 wib
POLITIK
Demokrat Menunggu Putusan Majelis Tinggi
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:25 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Pemkab Terima Uang Pengembalikan Tipikor

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:27 WIB

Kasus Persekusi Ustaz Somad Terus Jalan meski Ormas Terlapor Minta Maaf
Persidangan Perdana Novanto Diwarnai Wajah Sedih Sang Istri
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us