Wonderful Indonesia
Riau Creative Centre, Sebuah Proyek Perubahan
Jumat, 13 Oktober 2017 - 14:47 WIB > Dibaca 1064 kali Print | Komentar
Riau Creative Centre, Sebuah Proyek Perubahan
BERDIALOG: Kepala Badan Ekonomi Kreatif Nasional Triawan Munaf (kiri), Kadis Pariwisata Riau Fahmizal (kanan), dan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa berfoto dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.
Berita Terkait

Dispar Akan Bentuk Riau Creative Center



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gagasan penciptaan ruang publik bernama Riau Creative Centre yang dicetuskan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa terbilang menarik. Apalagi, gagasan itu memang menjadi sebuah kewajibannya dalam mengikuti Diklat PIM III, Angkatan I, 2017 beberapa bulan terakhir ini.

 Mengapa Riau Creative Centre ini menarik? Karena akan memberi manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif yang mulai marak di Riau. Selain itu, ruang tersebut juga menjadi wadah untuk berbagi informasi tentang aktivitas pelaku ekonomi kreatif kepada masyarakat secara luas. 

‘’Ini sebuah kewajiban dan saya mendapat tugas untuk menciptakan proyek perubahan yang saya beri nama Riau Creative Centre. Paling tidak, saya ingin memaksimalkan pengabdian saya di dinas tempat saya bekerja,’’ ulas pencipta lagu, ‘‘Di Jakarta Orang Tertawa’’ ini kepada Riau Pos, Kamis (12/10) di ruang kerjanya. 

Dandun menjelaskan, Riau Creative Centre sendiri terdiri dari dua item yakni, fisik dan nonfisik. Apa itu fisik yang dimaksudkan dalam proyek perubahan ini? Penyediaan sarana prasarana bagi pelaku ekonomi kreatif dalam suatu wadah atau wilayah. Sedangkan nonfisik adalah menyediakan sarana dan prasarana sebagai pusat informasi. Baik fisik maupun nonfisik itu bertujuan untuk, pertama, memberi wawasan dan edukasi kepada pelaku ekonomi kreatif. Kedua, menciptakan ruang kreatif sebagai aktivitas pelaku ekonomi kreatif. Ketiga, meningkatkan pelayanan publik bagi pelaku ekonomi kreatif, wisatawan, dan masyarakat. Keempat, memberi nilai tambah ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya masyarakat. Dan kelima, menciptakan sumber pendapatan daerah. 

‘’Saat ini, baik fisik maupun nonfisik yang saya maksudkan, sudah mulai berjalan dan berharap bisa segera diselesaikan secara maksimal,’’ ungkapnya.

Lebih jauh dipaparkan Dandun, proyek tersebut didudukung oleh tiga seksi yang berada di bawah bidang ekonomi kreatif yakni, seksi ekonomi kreatif berbasis seni budaya, seksi berbasis media, desain, dan Iptek, serta kerja sama pengembangan ekonomi kreatif. Untuk mewujudkan semua keinginan tersebut tentu saja memerlukan dukungan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan juga masyarakat. 
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
NASIONAL
Kementerian LHK Larang Lahan Perhutanan Sosial Dijualbelikan
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 12:03 wib
Riau Expo soal Karhutla
Stan Sinar Mas Edukasi Pengunjung
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:51 wib
TEMBILAHAN
Bangun Ekonomi Melalui Produk Unggulan
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:49 wib
Masyarakat Harap Digelar di Purna-MTQ
Tekor, UMKM Kapok Ikut Riau Expo
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:41 wib

Gajah Betina Ditemukan Sakit di Hutan Talang Duri
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:38 wib

Suami Kapak Istri hingga Tewas
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:34 wib
KAB KEPULAUAN MERANTI
13 Desa Terima ZCD Baznas Pusat
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:29 wib
KAB ROKAN HILIR
Restocking Masih Diagendakan
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:28 wib
TEMBILAHAN
Anak Wajib Mendapat Perlindungan
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:28 wib
KAB ROKAN HILIR
Petugas Kesehatan Kunjungi Rumah Warga
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:26 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Stan Sinar Mas Edukasi Pengunjung

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 11:51 WIB

Dua Tahun Menunggu Aliran Gas

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:21 WIB

Pencairan Dana KONI Rp3 Miliar Dipertanyakan

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:45 WIB

32.964 Bikers Honda Bersatu di HBD 2017

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:31 WIB

BNI-Pemko Pekanbaru Lanjutkan Kerja

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:29 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us