Wonderful Indonesia
Riau Creative Centre, Sebuah Proyek Perubahan
Jumat, 13 Oktober 2017 - 14:47 WIB > Dibaca 1385 kali Print | Komentar
Riau Creative Centre, Sebuah Proyek Perubahan
BERDIALOG: Kepala Badan Ekonomi Kreatif Nasional Triawan Munaf (kiri), Kadis Pariwisata Riau Fahmizal (kanan), dan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa berfoto dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.
Berita Terkait

Dispar Akan Bentuk Riau Creative Center



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Gagasan penciptaan ruang publik bernama Riau Creative Centre yang dicetuskan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Riau Dandun Wibawa terbilang menarik. Apalagi, gagasan itu memang menjadi sebuah kewajibannya dalam mengikuti Diklat PIM III, Angkatan I, 2017 beberapa bulan terakhir ini.

 Mengapa Riau Creative Centre ini menarik? Karena akan memberi manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif yang mulai marak di Riau. Selain itu, ruang tersebut juga menjadi wadah untuk berbagi informasi tentang aktivitas pelaku ekonomi kreatif kepada masyarakat secara luas. 

‘’Ini sebuah kewajiban dan saya mendapat tugas untuk menciptakan proyek perubahan yang saya beri nama Riau Creative Centre. Paling tidak, saya ingin memaksimalkan pengabdian saya di dinas tempat saya bekerja,’’ ulas pencipta lagu, ‘‘Di Jakarta Orang Tertawa’’ ini kepada Riau Pos, Kamis (12/10) di ruang kerjanya. 

Dandun menjelaskan, Riau Creative Centre sendiri terdiri dari dua item yakni, fisik dan nonfisik. Apa itu fisik yang dimaksudkan dalam proyek perubahan ini? Penyediaan sarana prasarana bagi pelaku ekonomi kreatif dalam suatu wadah atau wilayah. Sedangkan nonfisik adalah menyediakan sarana dan prasarana sebagai pusat informasi. Baik fisik maupun nonfisik itu bertujuan untuk, pertama, memberi wawasan dan edukasi kepada pelaku ekonomi kreatif. Kedua, menciptakan ruang kreatif sebagai aktivitas pelaku ekonomi kreatif. Ketiga, meningkatkan pelayanan publik bagi pelaku ekonomi kreatif, wisatawan, dan masyarakat. Keempat, memberi nilai tambah ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya masyarakat. Dan kelima, menciptakan sumber pendapatan daerah. 

‘’Saat ini, baik fisik maupun nonfisik yang saya maksudkan, sudah mulai berjalan dan berharap bisa segera diselesaikan secara maksimal,’’ ungkapnya.

Lebih jauh dipaparkan Dandun, proyek tersebut didudukung oleh tiga seksi yang berada di bawah bidang ekonomi kreatif yakni, seksi ekonomi kreatif berbasis seni budaya, seksi berbasis media, desain, dan Iptek, serta kerja sama pengembangan ekonomi kreatif. Untuk mewujudkan semua keinginan tersebut tentu saja memerlukan dukungan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan juga masyarakat. 
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PULANG KE TANAH AIR
Novel Baswedan Bakal Diperiksa sebagai Terlapor Pencemaran Nama Baik
Senin, 26 Februari 2018 - 02:58 wib

Ada 5 Artis Teman Roro Fitria Nikmati Sabu, Siapa?
Senin, 26 Februari 2018 - 01:58 wib
MENGENANG KISAH ASMARA
Sihar Sitorus dan Istri: Ibarat si Ucok Nembak Cinta si Butet
Senin, 26 Februari 2018 - 01:36 wib
SEBUT TAK PENUHI SYARAT
KPU Sumut Bersikukuh Pasangan JR Saragih-Ance Tak Layak Maju
Senin, 26 Februari 2018 - 01:14 wib
PENGUNGKAPAN KASUS NOVEL BASWEDAN
Lebih 900 Telepon, 500 SMS Tapi Hasil Masih Minim
Senin, 26 Februari 2018 - 00:08 wib
DITEMANI ANAK DAN MENANTU
Jokowi Tonton Film "Dilan 1990" Rindu Berat pada Istri
Senin, 26 Februari 2018 - 00:02 wib
HARI INI DI PN JAKARTA UTARA
Ahok Peninjauan Kembali, Ribuan Orang Kawal Sidang
Senin, 25 Februari 2018 - 22:20 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
 BPJS TK Launching Perisai

Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:49 WIB

Promo Besar-besaran

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:34 WIB

PT Agung Toyota Automall Berikan Paket Hoki

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:10 WIB

Asnidar Raih Mobil dari Telkomsel

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:03 WIB

Indomaret Berbagi untuk Korban Kebakaran

Sabtu, 24 Februari 2018 - 10:55 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us