Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS DUGAAN PENGGELAPAN TANAH
Selepas Pelantikan, Sandiaga Uno Akan Diperiksa Polisi
Jumat, 13 Oktober 2017 - 19:20 WIB > Dibaca 1443 kali Print | Komentar
Selepas Pelantikan, Sandiaga Uno Akan Diperiksa Polisi
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terkait kasus dugaan penggelapan tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten pada 2012 lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Pemeriksaan Sandiaga oleh Polda Metro Jaya itu rencananya dilakukan selepas pelantikannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Ya nanti kami lihat rencana dari penyidik. Sebelum pelantikan kan pasti sibuk ya, artinya kami memberikan waktu dan ruang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Meski begitu, Argo belum bisa memastikan kapan waktu pemeriksaan terhadap Sandiaga. Dia menyatakan, semua itu merupakan kewenangan dari penyidik yang menangani kasus tersebut.

"Tentunya kami melihat beliau akan melaksanakan kegiatan. Nanti kan penyidik pasti mempunyai jadwal tersendiri, pas waktu luang atau apa," tuturnya.

Sejatinya, Sandiaga pada Rabu (11/10/2017) kemarin diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan tanah. Akan tetapi, dia tidak bisa hadir lantaran ada kepentingan menjelang pelantikannya.

Sandiaga Uno sebelumnya dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati Susilo ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten pada 2012 lalu. Laporan itu dibuat pada 8 Maret 2017.

"Yang dilaporkan masalah penggelapan, Pasal 372 KUHP. Terlapornya Andreas Tjahyadi dan Sandiaga Uno," kata Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (13/3/2017).

Adapun laporan bernomor LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum itu baru didisposisi ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Hingga sekarang, polisi belum memanggil pihak-pihak terkait laporan itu. (cr5)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAMU REDAKSI
Anggaran Cuma Rp200 Juta, Komitmen Berantas Pungli Lemah
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:29 wib

Bersih, Investor Dapat Fasilitas Kredit Rp100 M
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Silaturahmi Pemda-Polri Terus Terjalin
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:14 wib
2018 DIBUKA, PELUANG BAGI PEMINAT
Penerimaan CPNS Daerah Diajukan untuk 212 Ribu Orang
Kamis, 14 Desember 2017 - 12:13 wib

PT RAPP Dinilai Wajar Keberatan Atas Keputusan Pemerintah
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:52 wib
Polres Bengkalis Amankan 10 Kg Sabu
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:39 wib
Oleh Irvandi Gustari
Generasi Milenial & Loyalitas Profesionalisme
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:34 wib
POLITIK
Demokrat Menunggu Putusan Majelis Tinggi
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:25 wib

Surat PKS soal Fahri Hamzah Akan Diproses
Kamis, 14 Desember 2017 - 11:22 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Dua Terdakwa Narkoba 40 Kg Divonis Mati, Keluarga Histeris
Pemkab Terima Uang Pengembalikan Tipikor

Kamis, 14 Desember 2017 - 09:27 WIB

Kasus Persekusi Ustaz Somad Terus Jalan meski Ormas Terlapor Minta Maaf
Persidangan Perdana Novanto Diwarnai Wajah Sedih Sang Istri
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us