Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT MEKANISME PENGAWASAN
Kapolri Harus Jelaskan Pengendalian Densus Tipikor kepada Presiden
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 18:00 WIB > Dibaca 1241 kali Print | Komentar
Kapolri Harus Jelaskan Pengendalian Densus Tipikor kepada Presiden
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mekanisme pengawasan oleh pihak lain harus mendampingi pembentukan Detasemen Khusus Anti Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri.

Menurut ahli hukum tata negara, Margarito Kamis, dirinya berharap Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian bisa menjelaskan hal tersebut.

"Saya tidak tahu bagaimana bayangan mereka mengenai cara mengendalikan tim ini. Itu soal besar dan belum terlihat sampai sekarang," ujarnya selepas diskusi "Perlukah Densus Tipikor?" di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017).

"Kapolri tentu saja mesti jelaskan bagaimana pengawasan terhadap mereka (Densus Tipikor), dan sejauh ini kita kan belum lihat skema kerja dari mereka," imbuhnya.

Dia memandang, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tidak bisa diandalkan untuk sekaligus mengawasi Densus Tipikor.

"Jangan Anda bayangkan Kompolnas menjadi pengawas Densus Tipikor. Bagaimana ceritanya mereka yang cuma berapa orang mengawasi Densus yang ada di Jakarta sampai di Papua sana," tuturnya.

Sementara itu, terkait perlunya DPR RI dan pemerintah membentuk Badan Pengawas Densus Tipikor Polri, doktor hukum asa Ternate itu menjawab diplomatis.

"Ini problem-problem yang perlu dipikirkan oleh Komisi III (DPR RI) sebagai orang pertama yang menggagas ini," ucapnya.

Ditambahkannya, jika pembentukan Densus Tipikor Polri disetujui oleh pemerintah, Presiden RI harus mengeluarkan setidaknya Keputusan Presiden (Keppres).

"Kalau sampai jadi, harus ada Keppres. Tidak bisa tidak. Dan karena ada Keppres, maka presiden yang mesti berpikir mengenai bagaimana bentuk organ ini, seberapa jauh jangkauannya, bagaimana pengawasannya, itu sepenuhnya ada di presiden," tutupnya. (ald)

Sumber: RMOL
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MALAM PERTAMANYA SPESIAL
Kakek 60 Tahun Nikah dengan Remaja Cantik Pakai Mahar Rp300 Ribu Saja
Jumat, 24 November 2017 - 01:03 wib
NGIDAM
Yang Dielus Gubernur Ganjar Pranowo Ini Bukan Hamil Biasa
Jumat, 24 November 2017 - 00:47 wib
KALANGAN ISTANA SEBUT HAMPIR PASTI
Angin Reshuffle Kabinet Berhembus Lagi
Jumat, 24 November 2017 - 00:28 wib
DIHIBAHKAN KE PEMERINTAH DAERAH
Pemerintah Bangun Ribuan Rumah Seharga Rp90 Juta, Silakan Pakai
Jumat, 24 November 2017 - 00:14 wib
CERITA SAHABAT MENGENANG MASA LALU
Tahu Ga..., Setya Novanto Itu Pernah Jadi Sopir
Jumat, 24 November 2017 - 00:02 wib
SEPAKBOLA
Lewat Ryan Giggs, Vietnam Mau Merumput di Piala Dunia 2030
Jumat, 23 November 2017 - 17:52 wib
MAU JADI CALEG DPR RI
Ketika Asmara Dipadu Politik, Status Istri Ketiga Pun Dilegalkan
Jumat, 23 November 2017 - 16:48 wib
USAI DITAHAN KPK
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Jumat, 23 November 2017 - 16:37 wib
TAK MAU DINIKAHI
Nekad Gantung Diri saat Sedang Hamil Tiga Bulan
Jumat, 23 November 2017 - 16:05 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setnov Sudah Coreng Citra DPR

Kamis, 23 November 2017 - 12:04 WIB

Suparman dan DjoharDihukum 6 Tahun Penjara

Kamis, 23 November 2017 - 10:58 WIB

Todongkan Senjata, Dua Napi Kabur

Kamis, 23 November 2017 - 10:52 WIB

103 Pengendara Terjaring Razia KTP

Kamis, 23 November 2017 - 09:24 WIB

Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji

Rabu, 22 November 2017 - 20:45 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us