Wonderful Indonesia
TINDAK LANJUT PUTUSAN MK
Pencantuman Penghayat Kepercayaan di KTP Gunakan Dua Simulasi Ini
Senin, 13 November 2017 - 19:40 WIB > Dibaca 499 kali Print | Komentar
Pencantuman Penghayat Kepercayaan di KTP Gunakan Dua Simulasi Ini
Ilustrasi. (JPG)
BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Simulasi pencantuman aliran kepercayaan dalam kolom agama pada KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) saat ini sedang disiapkan pemerintah.

Itu sebagai tindak lanjut pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi Pasal 61 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 UU Administrasi Kependudukan. Menurut Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrullah, pemerintah melalui Kemendagri, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah menggodok formula pengisian atau pencantuman kolom agama pascaputusan MK itu.

Termasuk, mempertimbangkan simulasi format pengisian kolom agama atau kepercayaan sebagaimana saran MK.

"Saran MK hanya mencatatkan yang bersangkutan adalah penghayat kepercayaan. Tanpa memerinci kepercayaan yang dianut dalam KK atau KTP," ujarnya dalam diskusi bersama wartawan di Bandung, Jawa Barat, Ahad (12/11/2017).

Zudan menyatakan, MK memperbolehkan untuk merinci nama organisasi penghayat kepercayaan dalam e-KTP dan KK. Akan tetapi, hal itu masih akan dikaji lebih jauh mengingat terdapat 187 organisasi aliran penghayat kepercayaan yang tercatat di Indonesia.

"Sepanjang tidak ada keributan karena organisasinya banyak sekali. Itu saran MK," sebutnya.

Dipaparkannya, ada dua kemungkinan format pencantuman aliran kepercayaan yang telah disimulasi. Pertama, pencantuman agama atau kepercayaan langsung ditulis nama agama (enam agama yang diakui di Indonesia).

Atau, pencantuman agama atau kepercayaan yang hanya ditulis Penghayat Kepercayaan. Kemudian, pencantuman agama atau kepercayaan yang ditulis Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HUKUM & KRIMINAL
Asyik Nyabu, Dua Warga Duri Ditangkap Polisi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:28 wib
DPP Sita 47 Tabung
Rumah Makan Jual Gas Subsidi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
DUMAI
Pasca Relokasi, Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin Jadi Lancar
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Ahok-Vero Bercerai, Begini Kondisi Anak-anaknya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:10 WIB

Segera Bercerai, Ahok Tampak Lebih Kurus

Selasa, 16 Januari 2018 - 18:30 WIB

Bupati Cantik Ini Diberhentikan Selama Tiga Bulan

Selasa, 16 Januari 2018 - 13:36 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us