Wonderful Indonesia
KPK BERHARAP HADIR
Hari Ini, Setya Novanto Diperiksa sebagai Tersangka Kasus E-KTP
Rabu, 15 November 2017 - 01:16 WIB > Dibaca 373 kali Print | Komentar
Hari Ini, Setya Novanto Diperiksa sebagai Tersangka Kasus E-KTP
Ketua DPR RI, Setya Novanto.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR Setya Novanto akhir-akhir ini jadi sering mendapatkan panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Setelah sebelumnya mangkir dipanggil sebagai saksi tersangka lain, kali ini Novanto kembali dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka atas nama dirinya.

KPK memeriksa Novanto, Rabu (15/11/2017) setelah kembali menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan E-KTP.  "Tadi saya dapat info bahwa Rabu minggu ini SN akan dipanggil sebagai tersangka dalam proses penyidikan yang sudah dilakukan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Surat panggilan tersebut pun sudah dilayangkan KPK kepada Novanto. "Surat panggilan sudah kita sampaikan minggu lalu, tentu pemanggilan secara patut sudah dilakukan," ucapnya.

Dengan adanya surat panggilan yang sudah dilayangkan, Febri berharap supaya kali ini Novanto mengindahkan panggilan penyidik KPK itu. Apalagi, Novanto adalah pimpinan dari wakil rakyat yang perlu memberi contoh baik. Dalam hal ini, mengikuti proses hukum.

"Kita harap yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan memberikan contoh yang baik sebagai pimpinan lembaga negara untuk bisa datang pada proses pemeriksaan di institusi penegak hukum, termasuk KPK," tegas Febri.

Dengan menghadiri pemeriksaan tersebut, menurutnya, Novanto bisa melakukan klarifikasi terhadap dugaan KPK terkait kasus korupsi yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu. "Kalau ada bantahan yang disampaikan, maka akan terbuka kemungkinan proses klarifikasi dan pengajuan bukti-bukti yang sebaliknya, pada proses pemeriksaan," imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan informasi apakah Novanto akan hadir dalam panggilan tersebut. Namun Febri berharap supaya mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu kooperatif.

Sementara itu, ketika disinggung apakah KPK akan melakukan tindakan tegas jika nantinya Novanto kembali tak mengindahkan panggilang penyidik KPK, Febri tak mau berandai-andai. "Saya kira lebih baik kita tunggu dan kita harapkan kehadiran yang bersangkutan karena surat panggilan sudah disampaikan secara patut," kata Febri.(dna/ce1/jpg)

Sumber: Jawapos.com
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
FOTONYA BEREDAR DI MEDIA SOSIAL
Wuiihh... Pengantin Perempuan Dapat 119 Cincin dari Sang Suami
Kamis, 23 November 2017 - 18:09 wib
SEPAKBOLA
Lewat Ryan Giggs, Vietnam Mau Merumput di Piala Dunia 2030
Kamis, 23 November 2017 - 17:52 wib
MAU JADI CALEG DPR RI
Ketika Asmara Dipadu Politik, Status Istri Ketiga Pun Dilegalkan
Kamis, 23 November 2017 - 16:48 wib
USAI DITAHAN KPK
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Kamis, 23 November 2017 - 16:37 wib
TAK TERIMA DISEBUT TERIMA UANG KORUPSI E-KTP
Anas: Itu Fitnah yang Sangat Jorok dari Orang yang Dilatih
Kamis, 23 November 2017 - 15:59 wib
PERTAMA SETELAH BOLEH DIKUNJUNGI
Istri Cantik Ini Jenguk Suaminya ke Tahanan KPK
Kamis, 23 November 2017 - 15:51 wib
TEMBILAHAN
Keagamaan Program Unggulan Bupati
Kamis, 23 November 2017 - 12:19 wib
TEMBILAHAN
Peningkatan Pendapatan Daerah Jadi Perhatian Pemkab
Kamis, 23 November 2017 - 12:07 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Anas: Itu Fitnah yang Sangat Jorok dari Orang yang Dilatih
Istri Cantik Ini Jenguk Suaminya ke Tahanan KPK

Kamis, 23 November 2017 - 15:51 WIB

Redistribusi Macet di Pemda Kuota PNS Tak Imbang

Kamis, 23 November 2017 - 10:48 WIB

Gaji Naik, Permintaan Tenaga IT Meningkat

Kamis, 23 November 2017 - 10:24 WIB

Saling Kenal dengan Terduga di Riau

Rabu, 22 November 2017 - 10:03 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us