Wonderful Indonesia
KPK BERHARAP HADIR
Hari Ini, Setya Novanto Diperiksa sebagai Tersangka Kasus E-KTP
Rabu, 15 November 2017 - 01:16 WIB > Dibaca 496 kali Print | Komentar
Hari Ini, Setya Novanto Diperiksa sebagai Tersangka Kasus E-KTP
Ketua DPR RI, Setya Novanto.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR Setya Novanto akhir-akhir ini jadi sering mendapatkan panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Setelah sebelumnya mangkir dipanggil sebagai saksi tersangka lain, kali ini Novanto kembali dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka atas nama dirinya.

KPK memeriksa Novanto, Rabu (15/11/2017) setelah kembali menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan E-KTP.  "Tadi saya dapat info bahwa Rabu minggu ini SN akan dipanggil sebagai tersangka dalam proses penyidikan yang sudah dilakukan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Surat panggilan tersebut pun sudah dilayangkan KPK kepada Novanto. "Surat panggilan sudah kita sampaikan minggu lalu, tentu pemanggilan secara patut sudah dilakukan," ucapnya.

Dengan adanya surat panggilan yang sudah dilayangkan, Febri berharap supaya kali ini Novanto mengindahkan panggilan penyidik KPK itu. Apalagi, Novanto adalah pimpinan dari wakil rakyat yang perlu memberi contoh baik. Dalam hal ini, mengikuti proses hukum.

"Kita harap yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan memberikan contoh yang baik sebagai pimpinan lembaga negara untuk bisa datang pada proses pemeriksaan di institusi penegak hukum, termasuk KPK," tegas Febri.

Dengan menghadiri pemeriksaan tersebut, menurutnya, Novanto bisa melakukan klarifikasi terhadap dugaan KPK terkait kasus korupsi yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu. "Kalau ada bantahan yang disampaikan, maka akan terbuka kemungkinan proses klarifikasi dan pengajuan bukti-bukti yang sebaliknya, pada proses pemeriksaan," imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan informasi apakah Novanto akan hadir dalam panggilan tersebut. Namun Febri berharap supaya mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu kooperatif.

Sementara itu, ketika disinggung apakah KPK akan melakukan tindakan tegas jika nantinya Novanto kembali tak mengindahkan panggilang penyidik KPK, Febri tak mau berandai-andai. "Saya kira lebih baik kita tunggu dan kita harapkan kehadiran yang bersangkutan karena surat panggilan sudah disampaikan secara patut," kata Febri.(dna/ce1/jpg)

Sumber: Jawapos.com
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
MASUK WILAYAH TARGET BRG
70 Ha Lahan Gambut di Dumai Terbakar
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:43 wib

Taman Bunga Pinggiran Sungai
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:39 wib
KOMUNITAS PILOT DRONE RIAU
Wadah Edukasi dan Berbagi Informasi
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:35 wib
ALINEA
Rumah Sunting yang Kian “Cling”
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:29 wib
Eks Wakapolda Sumut Diduga Dibunuh

Eks Wakapolda Sumut Diduga Dibunuh
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:22 wib

SMA Cendana Raih Juara Lexie English Writing
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:22 wib

Nuansa Sosial Warnai Milad SMKN 7
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:18 wib

Susu Kental Manis Tak Layak Dikonsumsi Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:10 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur

Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:07 WIB

Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:47 WIB

Anies Baswedan Diadukan, Polisi Masih Mempelajari

Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11 WIB

Badan Anggaran DPR Setuju Pemerintah Angkat Guru Honorer Jadi CPNS
Pengunggah Hoax "Megawati Minta Azan di Masjid Ditiadakan" Bilang Cuma Iseng
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us