Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
LEBIH RENDAH DARI TUNTUTAN JAKSA
Dihukum 1,5 Tahun, Tapi Hakim Tak Perintahkan Buni Yani Ditahan
Rabu, 15 November 2017 - 02:06 WIB > Dibaca 494 kali Print | Komentar
Dihukum 1,5 Tahun, Tapi Hakim Tak Perintahkan Buni Yani Ditahan
Buni Yani.
BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Setelah sekian lama menjalani masa sidang, akhirnya hakim Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat mengetukkan palu vonis terhadap Buni Yani dengan putusan dinyatakan bersalah dan dihukum 1,5 tahun kurungan penjara. Meskipun dinyatakan bersalah dan ada masa hukuman, namun hakim tidak memerintahkan penahanan terhadap Buni Yani.

Sebelumnya Buni Yani dijerat jaksa atas dugaan perkara ujaran kebencian serta mengedit isi pidato mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu, 27 September 2016. Ada kata yang hilang saat Buni Yani mengunggahnya di akun Facebook miliknya.

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang meminta hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara. "Menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim M Sapto dalam pembacaan putusannya Selasa (14/11/2017).

"Menimbang bahwa selama persidangan terdakwa tidak ditahan, tidak cukup alasan untuk ditahan, maka terdakwa tidak ditahan," imbuh M Saptono. Majelis hakim menilai Buni Yani bersalah atas perbuatannya mengunggah video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, di laman akun Facebook miliknya.

Buni didakwa telah mencantumkan keterangan berupa transkrip video pidato yang dinilai tidak sesuai dengan transkrip yang asli. Ia juga didakwa menghilangkan kata ’pakai’ saat Ahok menyinggung surat Al Maidah dalam pidatonya.(*)

Sumber: JPNN
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
MASUK WILAYAH TARGET BRG
70 Ha Lahan Gambut di Dumai Terbakar
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:43 wib

Taman Bunga Pinggiran Sungai
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:39 wib
KOMUNITAS PILOT DRONE RIAU
Wadah Edukasi dan Berbagi Informasi
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:35 wib
ALINEA
Rumah Sunting yang Kian “Cling”
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:29 wib
Eks Wakapolda Sumut Diduga Dibunuh

Eks Wakapolda Sumut Diduga Dibunuh
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:22 wib

SMA Cendana Raih Juara Lexie English Writing
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:22 wib

Nuansa Sosial Warnai Milad SMKN 7
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:18 wib

Susu Kental Manis Tak Layak Dikonsumsi Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
KPU Diputus Tidak Bersalah

Minggu, 25 Februari 2018 - 11:42 WIB

Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us