Wonderful Indonesia
Seminar Perjanjian Breda Sukses Tutup Pesta Rakyat Banda 2017
Rabu, 15 November 2017 - 09:25 WIB > Dibaca 496 kali Print | Komentar
Seminar Perjanjian Breda Sukses Tutup Pesta Rakyat Banda 2017
Seminar Perjanjian Breda Sukses Tutup Pesta Rakyat Banda 2017.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Seminar Perjanjian Breda sukses menjadi atraksi penutup rangkaian Pesta Rakyat Banda 2017, sejak 11 Oktober sampai 11 November 2017. Seminar ini menjadi puncak acara Banda Festival 2017.

Gubernur Maluku, Said Assagaff mengatakan, seminar ini untuk membuktikan kepada dunia, Maluku pernah menjadi bagian sejarah internasional. Pulau Banda di Kepulauan Maluku sebagai penghasil rempah-rempah terbesar di dunia sehingga secara geo-ekonomi punya pengaruh besar dalam perdagangan internasional dan perubahan iklim sosial budaya dan politik global.

“Sebagai contoh proses penyebaran agama dilakukan melalui jalur perdagangan, dan karena perdagangan rempah-rempah itu pula melahirkan proses kolonialisasi di daerah ini dan Nusantara secara umum, ini sangat menarik untuk dijajaki sambil berwisata,” tutur Said Assegaf.

Kata dia, seminar ini juga sekaligus menjadi momentum untuk mengembalikan lagi kejayaan rempah-rempah di gugusan kepulauan Laut Banda, baik dalam posisi sebagai komoditas lokal maupun internasional untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, tetapi juga menjadi simbol identitas kultural masyarakat Maluku.

“Kemudian, mengenang perjanjian Breda dapat menjadi dialog dan silaturrahmi antar lintas peradaban dunia, antara Maluku, khususnya Banda dengan Belanda, Inggris, dan Amerika,” sambung  Said Assegaf.

Seperti diketahui, seminar level Internasional itu mengambil tema memperingati 350 tahun Perjanjian Breda. Traktat  ini berisi  keputusan Belanda dan Inggris menukar pulau di Manhattan,New York dengan Pulau Banda di Hindia Belanda . Perjanjian tersebut terjadi pada 1667.

Dua pulau itu menjadi kunci dalam Perjanjian Breda sekaligus mengakhiri konflik Inggris dan Belanda. Dalam kesepakatan itu Inggris menyerahkan Pulau Run kepada Belanda dan sebagai imbalan Inggris mendapat Manhattan. Traktat Breda menjadi bukti konkret, di masa lalu Indonesia sebagai poros maritim dan pusat perdagangan rempah-rempah, terutama buah Pala di dunia.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
FOTONYA BEREDAR DI MEDIA SOSIAL
Wuiihh... Pengantin Perempuan Dapat 119 Cincin dari Sang Suami
Kamis, 23 November 2017 - 18:09 wib
SEPAKBOLA
Lewat Ryan Giggs, Vietnam Mau Merumput di Piala Dunia 2030
Kamis, 23 November 2017 - 17:52 wib
MAU JADI CALEG DPR RI
Ketika Asmara Dipadu Politik, Status Istri Ketiga Pun Dilegalkan
Kamis, 23 November 2017 - 16:48 wib
USAI DITAHAN KPK
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Kamis, 23 November 2017 - 16:37 wib
TAK TERIMA DISEBUT TERIMA UANG KORUPSI E-KTP
Anas: Itu Fitnah yang Sangat Jorok dari Orang yang Dilatih
Kamis, 23 November 2017 - 15:59 wib
PERTAMA SETELAH BOLEH DIKUNJUNGI
Istri Cantik Ini Jenguk Suaminya ke Tahanan KPK
Kamis, 23 November 2017 - 15:51 wib
TEMBILAHAN
Keagamaan Program Unggulan Bupati
Kamis, 23 November 2017 - 12:19 wib
TEMBILAHAN
Peningkatan Pendapatan Daerah Jadi Perhatian Pemkab
Kamis, 23 November 2017 - 12:07 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Pasar Siti Nurbaya, Pasar Zaman Now Bikinan GenPI Sumbar
Melihat Sensasi Omah Domes Pelangi dari Atas Bukit Teletubbies
Bidik Wisman Hong Kong, Kemenpar Pamerkan Bali and Beyond
Pasar Baba Boentjit Perkaya Atraksi Pinggir Sungai Musi
CEO Message #39 GenPI: Generasi Zaman Now

Kamis, 23 November 2017 - 09:43 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us