Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Buni Yani Tak Ditahan
Rabu, 15 November 2017 - 10:31 WIB > Dibaca 377 kali Print | Komentar
Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Buni Yani Tak Ditahan
IKUTI PERSIDANGAN: Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan vonis di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).
Berita Terkait



BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Majelis hakim telah menjatuhkan vonis kepada Buni Yani satu tahun enam bulan, karena terbukti melanggalar pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Namun majelis hakim tidak memerintahkan penahanan terhadap Buni.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa satu tahun enam bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim, Saptono, saat membacakan amar putusan di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Bandung, Selasa (14/11).

Majelis hakim berpendapat, penjatuhan hukuman selama 1 tahun 6 bulan kepada Buni karena terbukti melanggar Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Di mana terdakwa sudah melakukan pengunggahan video pidato bekas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Kepulauan Seribu.

Vonis yang dijatuhkan hakim kepada Buni Yani ini juga mendapat tanggapan dari Ketua MPR Zulkifli Hasan. Dia mengatakan, Buni Yani harus bisa menghadapi hukuman itu sebagai warga negara yang taat hukum.

“Kalau enggak terima kan bisa banding. Kan kita di negara hukum harus begitu,” kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Menurut dia, segala macam perjuangan telah dilakukan untuk bisa membela Buni Yani. Namun hakim berkata lain. “Ya kita hormati putusan itu. Sebelumnya kan berjuang habis-habisan. Ada perjuangan segala macam,” sambung dia.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
FOTONYA BEREDAR DI MEDIA SOSIAL
Wuiihh... Pengantin Perempuan Dapat 119 Cincin dari Sang Suami
Kamis, 23 November 2017 - 18:09 wib
SEPAKBOLA
Lewat Ryan Giggs, Vietnam Mau Merumput di Piala Dunia 2030
Kamis, 23 November 2017 - 17:52 wib
MAU JADI CALEG DPR RI
Ketika Asmara Dipadu Politik, Status Istri Ketiga Pun Dilegalkan
Kamis, 23 November 2017 - 16:48 wib
USAI DITAHAN KPK
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Kamis, 23 November 2017 - 16:37 wib
TAK TERIMA DISEBUT TERIMA UANG KORUPSI E-KTP
Anas: Itu Fitnah yang Sangat Jorok dari Orang yang Dilatih
Kamis, 23 November 2017 - 15:59 wib
PERTAMA SETELAH BOLEH DIKUNJUNGI
Istri Cantik Ini Jenguk Suaminya ke Tahanan KPK
Kamis, 23 November 2017 - 15:51 wib
TEMBILAHAN
Keagamaan Program Unggulan Bupati
Kamis, 23 November 2017 - 12:19 wib
TEMBILAHAN
Peningkatan Pendapatan Daerah Jadi Perhatian Pemkab
Kamis, 23 November 2017 - 12:07 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setnov Sudah Coreng Citra DPR

Kamis, 23 November 2017 - 12:04 WIB

Suparman dan DjoharDihukum 6 Tahun Penjara

Kamis, 23 November 2017 - 10:58 WIB

Todongkan Senjata, Dua Napi Kabur

Kamis, 23 November 2017 - 10:52 WIB

103 Pengendara Terjaring Razia KTP

Kamis, 23 November 2017 - 09:24 WIB

Dinilai Janggal, Kesaksian Nazaruddin Harus Diuji

Rabu, 22 November 2017 - 20:45 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us