Wonderful Indonesia
Siswa Berharap Tak Banjir saat Ujian
Rabu, 15 November 2017 - 10:46 WIB > Dibaca 2604 kali Print | Komentar
Siswa Berharap Tak Banjir saat Ujian
SELAMATKAN PERALATAN: Sejumlah guru dan siswa SMPN 28 Batam berusaha menyelamatkan peralatan dan buku di ruang guru yang terendam banjir, Selasa (14/11/2017). Guru terpaksa meliburkan siswanya akibat banjir tersebut.
BATAM (RIAUPOS.CO) - Hujan mengguyur Batam dari pukul 06.30 WIB, Selasa (14/11) merata di semua daerah. Dari data Stasiun Meteorologi Kota Batam, hujan yang mengguyur termasuk dalam kategori deras. Curah hujan ini, ternyata tak mampu  ditampung oleh drainase Kota Batam. Sehingga meluap dan menggenangi berbagai daerah di Batam.

Dari pantauan JPG ada beberapa tempat yang cukup parah digenangi air, depan Kapita Plaza, jalan depan perumahan Simpang Raya. Dan pastinya di SMPN 28, yang selalu banjir saat hujan deras. Salah satu murid SMPN 28 yang ditemui JPG, Nesya siswa kelas VIII E mengatakan banjir di sekolahnya sudah menjadi rahasia umum.

Sejak dirinya masuk sekolah itu, saat hujan deras saja banjir selalu menyapa SMPN 28. ‘’Sudah biasa ini,” ungkapnya.  Kadang-kadang hal ini, jadi bahan candaan dirinya dengan teman-temannya. “Saya bilang, sekolah kami ada kolam renangnya,” ujarnya sembari tertawa.

Ia berharap sekolah mereka, tak kembali banjir. Karena ujian semakin dekat. “Takutnya saat ujian banjir, kami terpaksa pulang jadinya. Dan ujian ditunda, jadi gak enak. Semoga tak ada banjir lagi,” tuturnya.

Walaupun sudah menjadi langganan banjir ternyata Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum juga menganggarkan biaya penanganan banjir SMPN 28 di APBD 2018. “Ti­dak ada dianggarkan,” te­gas Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho, kemarin.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Batam tak memiliki perencanaan yang baik. Bahkan dalam menyusun anggaran mereka tak memiliki komitmen dengan apa yang sudah direncanakan.

Udin mencontohkan ketika mengajukan pengadaan komputer sebesar Rp3,45 miliar dan setelah disetujui dewan, Disdik pun meminta dibatalkan disaat pembahasan KUA- PPAS telah disahkan. Alasan mereka agar dana pengadaan komputer dialokasikan untuk penanganan banjir di SMPN 28.

“Kenapa setelah paripurna mereka baru minta dipindahkan. Cuma tidak segampang itu, apalagi posting anggarannya berbeda. Artinya, kalau pengadaan tentu dibagian pengadaan sementara penangan banjir beda lagi,” sambung Udin.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
FOTONYA BEREDAR DI MEDIA SOSIAL
Wuiihh... Pengantin Perempuan Dapat 119 Cincin dari Sang Suami
Kamis, 23 November 2017 - 18:09 wib
SEPAKBOLA
Lewat Ryan Giggs, Vietnam Mau Merumput di Piala Dunia 2030
Kamis, 23 November 2017 - 17:52 wib
MAU JADI CALEG DPR RI
Ketika Asmara Dipadu Politik, Status Istri Ketiga Pun Dilegalkan
Kamis, 23 November 2017 - 16:48 wib
USAI DITAHAN KPK
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Kamis, 23 November 2017 - 16:37 wib
TAK TERIMA DISEBUT TERIMA UANG KORUPSI E-KTP
Anas: Itu Fitnah yang Sangat Jorok dari Orang yang Dilatih
Kamis, 23 November 2017 - 15:59 wib
PERTAMA SETELAH BOLEH DIKUNJUNGI
Istri Cantik Ini Jenguk Suaminya ke Tahanan KPK
Kamis, 23 November 2017 - 15:51 wib
TEMBILAHAN
Keagamaan Program Unggulan Bupati
Kamis, 23 November 2017 - 12:19 wib
TEMBILAHAN
Peningkatan Pendapatan Daerah Jadi Perhatian Pemkab
Kamis, 23 November 2017 - 12:07 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Nekad Gantung Diri saat Sedang Hamil Tiga Bulan

Kamis, 23 November 2017 - 16:05 WIB

Kapal Patroli Raksasa Buatan Batam Diluncurkan

Kamis, 23 November 2017 - 10:22 WIB

Mentawai Minta Penanganan Khusus

Kamis, 23 November 2017 - 10:18 WIB

2.515 PKL dan 236 Pemilik Toko Jadi Korban

Sabtu, 18 November 2017 - 11:50 WIB

Urusan Transportasi Udara, Batam Jadi Hub Indonesia Bagian Barat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us