Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Meski Novanto Sudah Ditahan, KPK Tak Boleh Lengah
Selasa, 21 November 2017 - 00:32 WIB > Dibaca 2557 kali Print | Komentar
Meski Novanto Sudah Ditahan, KPK Tak Boleh Lengah
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penahanan yang dilakukan terhadap Ketua DPR Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai tanggapan Bambang Widjojanto.

Menurut wakil ketua lembaga antirasuah itu, KPK tidak boleh terlena dan terus mendalami dugaan keterlibatan Novanto serta pihak lain dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik (e-KTP).

Dia menegaskan, KPK harus terus mendalami dugaan keterlibatan Novanto serta pihak lain dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik (e-KTP).

"Jangan kecolongan, KPK tidak boleh lengah dan terlena pasca penangkapan SN yang dilanjutkan dengan pemeriksaan awal dan penahanan," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/11/2017).

Di sisi lain, dia mengusulkan agar KPK memberikan perhatian atas dugaan keterlibatan pihak tertentu yang menyembunyikan Novanto sebelum akhirnya berhasil ditahan. Di samping itu, pihak-pihak lain yang memprovokasi dengan drama-drama pernyataan soal kondisi kesehatan Novanto yang berpotensi melakukan kebohongan publik.

"Selain itu, KPK harus terus responsif atas segala kemungkinan yang akan menghadangnya," ucap BW, sapannya.

Dia memandang, ada tiga hal penting lain yang harus diperhatikan, diantisipasi dan dilakukan KPK terkait perkara Novanto. Pertama, mempercepat seluruh pemeriksaan saksi dan pemberkasannya sehingga seluruh unsur penting untuk membuktikan tuduhan sudah solid.

Hal itu untuk dirumuskan dalam dakwaan agar perkara bisa dibawa ke pengadilan.  Bukan itu saja, sambungnya, KPK pun harus mulai mengantisipasi potensi corruptor fight back (perlawanan balik koruptor) yang berpotensi dilakukan Novanto dengan seluruh kekuatan jaringannya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HASIL RAPAT PIMPINAN DEWAN
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI
Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 wib
ATAS SK 5322
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 wib
KENAKAN CINCIN BERLIAN BESAR
Rihanna sudah Dilamar Orang Super Kaya Arab Saudi?
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:48 wib

Meski Tetap Eksis, Pendapatan Iklan Radio Turun
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:17 wib
BABAK 32 BESAR
Laga Sulit di Liga Champions
Selasa, 12 Desember 2017 - 01:29 wib
DICOPOT DARI JABATAN WAKIL KETUA DPR
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 wib
PKSI KIRIM SURAT PERGANTIAN
Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 wib
SETELAH DILOBI MENKO KEMARITIMAN
Qatar Minat Investasi di Indonesia, Akan Kirim Tim Teknis
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:32 wib
BISA JADI CONTOH
Inilah Tiga Pejabat Tinggi yang Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:15 wib
TAK MAU BANYAK KOMENTAR SAAT DITANYA WARTAWAN
Pengemudi Mobil saat Setya Novanto Kecelakaan Diperiksa KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:02 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan

Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 WIB

Saksi Ahli Sebut Hak Novanto Dirampas, KPK: Kami Terkejut
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Belum Dengar Informasi Adanya Teror
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us