Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Selasa, 21 November 2017 - 00:20 WIB > Dibaca 2857 kali Print | Komentar
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR RI Setya Novanto resmi menghuni Rutan KPK sejak Ahad (19/11/2017), usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Masuknya nama Novanto yang merupakan ketua umum Partai Golkar itu menambah panjang daftar ketua umum partai politik yang dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi.
Lantas, siapa saja ketum parpol yang pernah jadi pesakitan di KPK dan berakhir mendekam di jeruji besi?

1. Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pemberian rekomendasi kuota impor daging sapi kepada Kementerian Pertanian pada 30 Januari 2013. LHI—sapaan akrabnya—saat itu masih menjabat sebagai presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Luthfi bersama rekannya Ahmad Fathanah terbukti menerima suap Rp 1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Suap itu terkait kepengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementan.

Maria Elizabeth menjanjikan total Rp 40 miliar apabila penambahan 8 ribu ton daging sapi disetujui Kementerian Pertanian.

Lutfhi divonis bersalah dan dijatuhi pidana 16 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan. Tak lama setelah berstatus tersangka, Luthfi kemudian mengundurkan diri sebagai presiden PKS. Posisinya kemudian digantikan Anis Matta.

2. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

KPK menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka pada 22 Februari 2013. Saat berstatus tersangka, Anas masih menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Anas terbukti menerima hadiah atau janji senilai Rp 116,8 miliar dan USD 5,26 juta. Uang itu diterimanya terkait proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PULANG KE TANAH AIR
Novel Baswedan Bakal Diperiksa sebagai Terlapor Pencemaran Nama Baik
Senin, 26 Februari 2018 - 02:58 wib

Ada 5 Artis Teman Roro Fitria Nikmati Sabu, Siapa?
Senin, 26 Februari 2018 - 01:58 wib
MENGENANG KISAH ASMARA
Sihar Sitorus dan Istri: Ibarat si Ucok Nembak Cinta si Butet
Senin, 26 Februari 2018 - 01:36 wib
SEBUT TAK PENUHI SYARAT
KPU Sumut Bersikukuh Pasangan JR Saragih-Ance Tak Layak Maju
Senin, 26 Februari 2018 - 01:14 wib
PENGUNGKAPAN KASUS NOVEL BASWEDAN
Lebih 900 Telepon, 500 SMS Tapi Hasil Masih Minim
Senin, 26 Februari 2018 - 00:08 wib
DITEMANI ANAK DAN MENANTU
Jokowi Tonton Film "Dilan 1990" Rindu Berat pada Istri
Senin, 26 Februari 2018 - 00:02 wib
HARI INI DI PN JAKARTA UTARA
Ahok Peninjauan Kembali, Ribuan Orang Kawal Sidang
Senin, 25 Februari 2018 - 22:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Novel Baswedan Bakal Diperiksa sebagai Terlapor Pencemaran Nama Baik
Lebih 900 Telepon, 500 SMS Tapi Hasil Masih Minim

Senin, 26 Februari 2018 - 00:08 WIB

KPK Akan Usut Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur, Tapi...
Ahok Peninjauan Kembali, Ribuan Orang Kawal Sidang

Minggu, 25 Februari 2018 - 22:20 WIB

KPU Diputus Tidak Bersalah

Minggu, 25 Februari 2018 - 11:42 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us