Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Selasa, 21 November 2017 - 00:20 WIB > Dibaca 2753 kali Print | Komentar
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua DPR RI Setya Novanto resmi menghuni Rutan KPK sejak Ahad (19/11/2017), usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Masuknya nama Novanto yang merupakan ketua umum Partai Golkar itu menambah panjang daftar ketua umum partai politik yang dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi.
Lantas, siapa saja ketum parpol yang pernah jadi pesakitan di KPK dan berakhir mendekam di jeruji besi?

1. Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pemberian rekomendasi kuota impor daging sapi kepada Kementerian Pertanian pada 30 Januari 2013. LHI—sapaan akrabnya—saat itu masih menjabat sebagai presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Luthfi bersama rekannya Ahmad Fathanah terbukti menerima suap Rp 1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Suap itu terkait kepengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementan.

Maria Elizabeth menjanjikan total Rp 40 miliar apabila penambahan 8 ribu ton daging sapi disetujui Kementerian Pertanian.

Lutfhi divonis bersalah dan dijatuhi pidana 16 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider satu tahun kurungan. Tak lama setelah berstatus tersangka, Luthfi kemudian mengundurkan diri sebagai presiden PKS. Posisinya kemudian digantikan Anis Matta.

2. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

KPK menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka pada 22 Februari 2013. Saat berstatus tersangka, Anas masih menjabat sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Anas terbukti menerima hadiah atau janji senilai Rp 116,8 miliar dan USD 5,26 juta. Uang itu diterimanya terkait proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HASIL RAPAT PIMPINAN DEWAN
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI
Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 wib
ATAS SK 5322
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 wib
KENAKAN CINCIN BERLIAN BESAR
Rihanna sudah Dilamar Orang Super Kaya Arab Saudi?
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:48 wib

Meski Tetap Eksis, Pendapatan Iklan Radio Turun
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:17 wib
BABAK 32 BESAR
Laga Sulit di Liga Champions
Selasa, 12 Desember 2017 - 01:29 wib
DICOPOT DARI JABATAN WAKIL KETUA DPR
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 wib
PKSI KIRIM SURAT PERGANTIAN
Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 wib
SETELAH DILOBI MENKO KEMARITIMAN
Qatar Minat Investasi di Indonesia, Akan Kirim Tim Teknis
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:32 wib
BISA JADI CONTOH
Inilah Tiga Pejabat Tinggi yang Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:15 wib
TAK MAU BANYAK KOMENTAR SAAT DITANYA WARTAWAN
Pengemudi Mobil saat Setya Novanto Kecelakaan Diperiksa KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:02 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan

Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 WIB

Saksi Ahli Sebut Hak Novanto Dirampas, KPK: Kami Terkejut
Sambangi KPK Terkait Kasus Novanto, Ini Komentar Eks Wartawan Metro TV
Kasus Korupsi Jerat 313 Kepala Daerah dalam 13 Tahun Terakhir
Jelang Natal dan Tahun Baru, Polri Belum Dengar Informasi Adanya Teror
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us