Wonderful Indonesia
SOROTI DUA SURAT TULISAN TANGAN
Pengamat: Meski Cuma Sebentar, Setnov Tak Bisa Hidup Tanpa Kekuasaan
Rabu, 22 November 2017 - 19:00 WIB > Dibaca 822 kali Print | Komentar
Pengamat: Meski Cuma Sebentar, Setnov Tak Bisa Hidup Tanpa Kekuasaan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dua surat yang dikirimkan Setya Novanto yang berisi pemintaan agar tidak dicopot dari ketum Partai Golkar dan ketua DPR ditanggapi beragam oleh sejumlah pihak.

Namun, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengaku tidak heran dengan adanya dua surat dari Novanto tersebut.

"Pertama, permintaan Novanto rasa-rasanya tidak mengherankan. Kekuasaan itu nikmat dan karenanya orang dengan berbagai macam cara berusaha untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan," ujarnya, Rabu (22/11/2017).

Menurutnya, keinginan Novanto agar tidak buru-buru diganti lebih banyak karena dorongan akan kenikmatan kekuasaan. Sekaligus keinginan Novanto untuk terus mereguk nikmat dari kekuasaan tersebut.

"Setnov nampaknya sulit menerima kegetiran hidup tanpa kekuasaan dalam tempo yang sangat singkat," terangnya.

Meski begitu, sambungnya, orang yang terlampau menikmati kekuasaan tanpa kesiagaan diganti kapan saja, biasanya menunjukkan bukan seorang pemimpin yang menganggap kekuasaan sebagai sebuah amanat dari orang-orang yang dipimpinnya.

Akan tetapi, sambungnya, keinginan berkuasa hanya karena kekuasaan itu memberinya kenikmatan bagi dirinya sendiri.

"Saya kira Setnov masuk dalam kategori penguasa atau pemimpin seperti ini," ucapnya.

Keinginan untuk tidak diganti walaupun sudah ditahan, sambungnya, menunjukkan kalau Setnov memang menikmati indahnya kekuasaan bagi dirinya sendiri.

"Dia tak mempertimbangkan kepentingan orang-orang lain yang dipimpinnya," tegasnya.

Padahal, orang-orang yang dipimpin umumnya menginginkan pemimpin yang selalu hadir di tengah kehidupan mereka. Dia menilai, penguasa yang memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan orang banyak biasanya tak peduli dengan unsur kenikmatan kekuasaan.

Adapun penguasa yang sekaligus menjadi pemimpin yang amanat akan menggunakan kekuasaannya itu untuk kebutuhan orang-orang yang dipimpin. Bahkan, dia tak perlu didesak untuk mundur jika tidak mampu lagi untuk memenuhi kebutuhan orang yang dipimpinnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HASIL RAPAT PIMPINAN DEWAN
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI
Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 wib
ATAS SK 5322
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 wib
KENAKAN CINCIN BERLIAN BESAR
Rihanna sudah Dilamar Orang Super Kaya Arab Saudi?
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:48 wib

Meski Tetap Eksis, Pendapatan Iklan Radio Turun
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:17 wib
BABAK 32 BESAR
Laga Sulit di Liga Champions
Selasa, 12 Desember 2017 - 01:29 wib
DICOPOT DARI JABATAN WAKIL KETUA DPR
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 wib
PKSI KIRIM SURAT PERGANTIAN
Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 wib
SETELAH DILOBI MENKO KEMARITIMAN
Qatar Minat Investasi di Indonesia, Akan Kirim Tim Teknis
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:32 wib
BISA JADI CONTOH
Inilah Tiga Pejabat Tinggi yang Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:15 wib
TAK MAU BANYAK KOMENTAR SAAT DITANYA WARTAWAN
Pengemudi Mobil saat Setya Novanto Kecelakaan Diperiksa KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:02 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...

Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 WIB

Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR

Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 WIB

Batal Jadi Ketua DPR, Begini Komentar Aziz Syamsudin

Senin, 11 Desember 2017 - 20:20 WIB

Soal Pergantian Ketua DPR, Presiden Tak Mau Ikut Campur

Senin, 11 Desember 2017 - 19:50 WIB

Bamus Skorsing Rapat, Nasib Aziz Syamsuddin Masih Belum Jelas
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us