Wonderful Indonesia
USAI DITAHAN KPK
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Kamis, 23 November 2017 - 16:37 WIB > Dibaca 686 kali Print | Komentar
Ada Tiga Jagoan Golkar Disebut Kuat Gantikan Setnov
Ilustrasi.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penggantian Ketua Umum Partai Golkar diprediksi bakal terjadi meskipun ketua umumnya saat ini, Setya Novanto menolak meletakkan jabatannya. Sebagaimana diketahui, Novanto akhirnya ditahan KPK setelah sempat menghilang lalu mengalami kecelakaan. Dia dibawa KPK dari RSCM Minggu lalu.

Salah satu pihak yang memprediksi penggantian itu adalah Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. Menurutnya  ada 3 nama yang kuat yang bakal menggantikan Setya Novanto di tampuk jabatan puncak partai berlambang pohon beringin itu. Ketiga nama yang diprediksi bakal bertarung jika musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) dilaksanakan adalah Idrus Marham, Nurdin Halid dan Airlangga Hartarto.

Ujang menyebut nama-nama tersebut bukan tanpa alasan dan perhitungan. Ia pun mengungkapkan potensi dan kekuatan ketiga figur tersebut. "Idrus Marham adalah Sekretaris Jenderal Partai Golkar saat ini, otomatis dia menguasai struktur dan relasi dengan para pengurus DPD se-Indonesia," jelas Ujang, Kamis (23/11/2017).

Selain itu, Pengamat Politik Lulusan Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan, Idrus mendapatkan kekuatan dari Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. "Agung Laksono sudah terang-terangan merekomendasikan Idrus Marham sebagai Plt Ketum Golkar, yang dituangkan dalam surat rekomendasi Dewan Pakar. Itu dukungan yang nyata," terang dia.

Sementara terkait Nurdin Halid, Ujang menjelaskan bahwa dia merupakan figur yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian Partai Golkar. Jika Munaslub diselenggarakan, mantan Ketua Umum PSSI ini bisa meraup suara banyak dengan pengaruhnya.

Selain itu, Nurdin juga kader muda yang diyakini mampu mengembalikan elektabilitas dan kemenangan Golkar di Pemilu. "Nurdin Halid itu kader muda yang potensial, sangat dibutuhkan Golkar, namun NH tidak punya kekuatan di balik layar yang bisa menopangnya," katanya.

Sementara, Airlangga Hartarto, menurut Ujang, jelas cukup kuat karena bakal dekat dengan istana dan didukung pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Beberapa waktu lalu juga Menko Kemaritiman dan Airlangga sudah menghadap Presiden Jokowi. Saya kira pertemuan itu membahas Golkar, jadi sinyalnya jelas," ujarnya. Namun demikian, Ujang mengatakan, semua kader Golkar memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin Golkar di masa yang akan datang.

"Tapi perlu ditekankan bahwa Golkar harus dipimpin oleh kader muda yang tidak bermasalah, baik itu moral maupun hukum," tegas Ujang. Ia mengingatkan, Golkar butuh percepatan dalam mengembalikan citra yang sudah hancur di mata masyarakat saat ini, karena kasus hukum yang melibatkan Ketum Setya Novanto. "Untuk recovery, Golkar butuh percepatan. Karena tahun politik sudah di depan mata," tutup Ujang.(cr2/ce1)

Sumber: Jawa Pos
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HASIL RAPAT PIMPINAN DEWAN
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI
Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 wib
ATAS SK 5322
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 wib
KENAKAN CINCIN BERLIAN BESAR
Rihanna sudah Dilamar Orang Super Kaya Arab Saudi?
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:48 wib

Meski Tetap Eksis, Pendapatan Iklan Radio Turun
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:17 wib
BABAK 32 BESAR
Laga Sulit di Liga Champions
Selasa, 12 Desember 2017 - 01:29 wib
DICOPOT DARI JABATAN WAKIL KETUA DPR
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 wib
PKSI KIRIM SURAT PERGANTIAN
Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 wib
SETELAH DILOBI MENKO KEMARITIMAN
Qatar Minat Investasi di Indonesia, Akan Kirim Tim Teknis
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:32 wib
BISA JADI CONTOH
Inilah Tiga Pejabat Tinggi yang Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:15 wib
TAK MAU BANYAK KOMENTAR SAAT DITANYA WARTAWAN
Pengemudi Mobil saat Setya Novanto Kecelakaan Diperiksa KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:02 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...

Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 WIB

Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR

Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 WIB

Batal Jadi Ketua DPR, Begini Komentar Aziz Syamsudin

Senin, 11 Desember 2017 - 20:20 WIB

Soal Pergantian Ketua DPR, Presiden Tak Mau Ikut Campur

Senin, 11 Desember 2017 - 19:50 WIB

Bamus Skorsing Rapat, Nasib Aziz Syamsuddin Masih Belum Jelas
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us