Wonderful Indonesia
TAMBAH PERBENDAHARAAN KOSAKATA DI KBBI
Balai Bahasa Provinsi Riau Taja Diseminasi Program Pengayaan Kosakata
Jumat, 24 November 2017 - 17:05 WIB > Dibaca 762 kali Print | Komentar
Balai Bahasa Provinsi Riau Taja Diseminasi Program Pengayaan Kosakata
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dadang Sunendar bersama Kepala Balai Bahasa Riau, Drs. Umar Solikhan, M.Hum membuka kegiatan "Diseminasi Program Pengayaan Kosakata" di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Jumat (24/11/2017). (DOK. RIAUPOS.CO)
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Perbendaharaan kosakata bahasa Indonesia hingga saat ini senantiasa berasal dari beragam bahasa daerah milik berbagai suku bangsa yang tersebar di nusantara.

Terkait hal itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sejauh ini terus berupaya untuk menambah jumlah kosakata yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan mengumpulkan pelbagai kata-kata dalam bahasa daerah tersebut. Di antara bentuk upaya itu, yakni pelaksanaan kegiatan "Diseminasi Program Pengayaan Kosakata".

Pada acara yang digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Balai Bahasa Provinsi Riau menjadi pelaksana dari kegiatan diseminasi tersebut, sebagaimana arahan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kamis--Jumat (23--24/11/2017).

Kepala Balai Bahasa Riau, Drs. Umar Solikhan, M.Hum, yang membuka acara tersebut mengatakan, kekayaan budaya di Riau dapat membuat masyarakatnya menyumbangkan perbendaharaan kosakata bagi KBBI.

"Harapan kami, sumbangan kosakata dari masyarakat Riau dapat mengatasi gempuran bahasa asing," katanya di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Jumat (24/11/2017).

Di sisi lain, dia menyebut tujuan acara tersebut adalah untuk memberi pengetahuan dan keterampilan bagi para peserta acara tata cara menyumbangkan kosakata Melayu yang menjadi bahasa ibu di Riau dan juga Indonesia, ke dalam KBBI. 

"Hal itu bertujuan untuk terus menambah kekayaan bahasa nasional yang menjadi sumbangan dari daerah," jelasnya.

Ditambahkannya, pada tahun lalu, ada 1.300 kosakata yang disumbangkan bagi KBBI. Namun, yang lolos verifikasi hanya 800-an kosakata.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dadang Sunendar, kegiatan diseminasi wajib dilakukan karena harus disosialisasikan kepada masyarakat.

Pada sambutannya itu, dia juga mengapresiasi awak media yang, menurutnya, terus melakukan langkah tersebut dalam pekerjaan mereka sehari-sehari.

"Kami berterima kasih kepada para awak media karena telah mendeminasi kosakata baru dari Badan Bahasa kepada masyarakat," ujarnya.

Di samping itu, dia pun menyinggung soal kelengkapan kosakata di KBBI. Dia menilai, kamus tak pernah lengkap.

"Karena itu, diseminasi memang harus terus dilakukan," tuturnya.

Diterangkannya, sejak dulu, kamus memang tidak pernah lengkap. Oleh sebab itu, Badan Bahasa senantiasa berupaya terus menambah perbendaharaan kosakata yang ada.

"Kamus sendiri pembuatannya tak hanya didominasi oleh pemerintah, tetapi juga bisa dikerjakan oleh pribadi-pribadi," sebutnya.

Lebih jauh, dia menerangkan bahwa tugas pengembangan yang diampu oleh Badan Bahasa merupakan upaya untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Hal itu sesuai dengan amanat Pasal 36 UUD 1945.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
HASIL RAPAT PIMPINAN DEWAN
Fadli Zon Gantikan Setya Novanto Jadi Plt Ketua DPR RI
Selasa, 12 Desember 2017 - 03:18 wib
ATAS SK 5322
Gugatan PT RAPP pada Kementerian LHK Mulai Disidangkan
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:58 wib
KENAKAN CINCIN BERLIAN BESAR
Rihanna sudah Dilamar Orang Super Kaya Arab Saudi?
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:48 wib

Meski Tetap Eksis, Pendapatan Iklan Radio Turun
Selasa, 12 Desember 2017 - 02:17 wib
BABAK 32 BESAR
Laga Sulit di Liga Champions
Selasa, 12 Desember 2017 - 01:29 wib
DICOPOT DARI JABATAN WAKIL KETUA DPR
Fahri Hamzah: Hargai Pengadilan Dong...
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:59 wib
PKSI KIRIM SURAT PERGANTIAN
Fahri Hamzah Dipecat dari Jabatan Wakil Ketua DPR
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:49 wib
SETELAH DILOBI MENKO KEMARITIMAN
Qatar Minat Investasi di Indonesia, Akan Kirim Tim Teknis
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:32 wib
BISA JADI CONTOH
Inilah Tiga Pejabat Tinggi yang Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:15 wib
TAK MAU BANYAK KOMENTAR SAAT DITANYA WARTAWAN
Pengemudi Mobil saat Setya Novanto Kecelakaan Diperiksa KPK
Selasa, 12 Desember 2017 - 00:02 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tujuh Perda Direvisi

Senin, 11 Desember 2017 - 09:59 WIB

Pekanbaru Kota Peduli HAM

Senin, 11 Desember 2017 - 09:54 WIB

Peduli Muslim Palestina, Jamaah Sumbang 50 Gram Emas

Senin, 11 Desember 2017 - 09:47 WIB

Pemko dan Kepolisian Diminta Tingkatkan Keamanan

Senin, 11 Desember 2017 - 09:40 WIB

Pemko Diminta Serius Atasi Masalah Banjir

Senin, 11 Desember 2017 - 09:36 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us