Wonderful Indonesia
SALING KLAIM PALING BERHAK
Dua Kubu PPP Masih Rebutan Kantor
Rabu, 13 Desember 2017 - 00:02 WIB > Dibaca 598 kali Print | Komentar
Dua Kubu PPP Masih Rebutan Kantor
Ilustrasi
JAKARTA (RIAUPOS.CO)  - Perselisihan di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tampaknya masih belum berakhir. Hal ini terlihat dari adanya rebutan kantor DPP.

 PPP kubu Romahurmuziy dianggap telah merebut kantor PPP milik kubu Djan Faridz di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Wakil Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Sudarto mengatakan apa yang dilakukan Romy (Romahurmuziy) sebagai sebuah tindakan ilegal, sebab jika mengacu keputusan hukum Mahkamah Agung (MA) PPP Kubu Djan Faridz yang berhak menempati kantor DPP.

“Kami sudah menempati kantor itu dari 2014, dan punya keputusan hukum tetap dari MA," ujar Sudarto dalam keterangan tertulis Selasa (12/12/2017).

Sudarto mengaku kecewa dengan tindakan PPP kubu Romy yang sebelumnya mengerahkan massa untuk bisa menempati kantor DPP. Menurutnya, tindakan itu sangat tidak bermoral dan keji.

Karena itu, dirinya mengaku akan melaporkan PPP kubu Romahurmuziy ke pihak kepolisian. “Kita sebagai warga negara telah terganggu ulah mereka. Hak kita telah diambil," tegasnya‎.

Lebih lanjut, Sudarto juga menyarankan, apabila PPP kubu Romahurmuziy ingin menempati kantor DPP, maka sebaiknya dapat mengikuti aturan hukum yang ada.

“Sudah sepatutnya Romy taat pada keputusan hukum yang berlaku dan harusnya bisa mengikuti mekanisme yang ada," katanya.

Seperti diketahui PPP Muktamar Jakarta, telah memenangkan putusan Makhmah Agung (MA) Nomor 504 tahun 2015 dan 601 tahun 2015. Secara hukum maka PPP yang dipimpin Djan Faridz adalah yang sah.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP kubu Romahurmuziy, Arsul Sani menuturkan yang berhak menduduki kantor DPP PPP adalah kepengurusan resmi. Sementara PPP kepengurusan Djan Faridz dianggap ilegal, karena gugatannya ditolak oleh MA. Penolakan itu berdasarkan pada putusan MA tertanggal 4 Desember 2017.

Arsul mengklaim pengambilalihan Kantor PPP telah dilakukan secara baik. Sebelumnya dia dan kepengurusan PPP lainnya telah melayangkan surat ke pihak Djan Faridz.

Sebagai informasi, dualisme pimpinan partai PPP meruncing ketika Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengeluarkan surat keputusan (SK) yang mengesahkan kepimpinan kubu Romahurmuziy.

Merasa tidak terima dengan keputusan itu, Djan Faridz kemudian menggugat putusan itu melalui proses hukum. Kemudian, pada 4 Desember 2017, akhirnya MA mengelurkan putusan untuk menolak gugatan Djan Faridz tentang SK menkumham hasil muktamar Pondok Gede 2017. Secara otomatis, kepemimpinan akan kembali kepada kubu Romahurmuziy.(gwn)

Sumber: JPG
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:50 WIB

Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini