Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Empat Kali Penuhi Petunjuk JPU dan Ekspose Bersama
Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:51 WIB > Dibaca 1233 kali Print | Komentar
Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan
Brigjen M Iqbal (Karopenmas Divhumas Polri)
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Dua tahun lalu, saat Kabareskrim dijabat Komjen Budi Waseso, kasus dugaan tindak pidana korupsi kondensat PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PTTI) diungkap. Hingga kini, berkas kasus dugaan korupsi dengan kerugian yang ditaksir mencapai  lebih dari Rp36 triliun belum juga lengkap atau P21.

Padahal, berbagai langkah telah dilakukan penyidik Bareskrim. Yakni  empat kali melengkapi petunjuk formil dan materil. Bahkan melakukan ekspose gelar perkara bersama jaksa penuntut umum (JPU). Tapi, tak kunjung ada kabar soal kelanjutan kasus tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen M Iqbal menjelaskan, penyidik dalam menyelesaikan berkas perkara PT TPPI tersebut telah memisahkan menjadi dua berkas. Satu berkas untuk tersangka mantan Kepala Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial, Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono tersendiri.

”Lalu, berkas perkara kedua untuk tersangka mantan pemiliki PT TPPI Honggo Wendratno. Dua berkas dalam satu kasus ya,” ujar mantan Kabidhumas Polda Metro Jaya Surabaya tersebut.

Dalam penyidikan tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan audit perhitungan kerugian negaranya. Hasilnya, kerugian negara mencapai 2.717.894.359 dolar AS. Bila dirupiahkan dengan nilai tukar saat ini maka mencapai Rp36.691.573.846.500. ”Kerugiannya sangat besar,” tuturnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:00 WIB

Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:20 WIB

Diperiksa KPK, Kader PKB Bantah Terima Duit e-KTP

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:00 WIB

Dituntut Dua Tahun  Enam Bulan, Syahrani dan Ridwan Bungkam
Tak Sanggup Beri Makan, Bayi Dibuang

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini