Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
JADI KORBAN PERSEKUSI
Kasus Ustaz Somad, Permohonan Maaf Tidak Menggugurkan Proses Hukum
Senin, 18 Desember 2017 - 17:05 WIB > Dibaca 1601 kali Print | Komentar
Kasus Ustaz Somad, Permohonan Maaf Tidak Menggugurkan Proses Hukum
Ustaz Abdul Somad. (RADAR LAMPUNG/JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Laporan dugaan tindak persekusi yang menimpa Ustaz Abdul Somad saat melakukan dakwah di Bali, Jumat (8/12/2017) lalu, akan ditindaklanjuti Polri.

Sebelumnya, kasus itu sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri. Adapun Ustaz Somad sempat mendapat perlakuan persekusi di Bali dari oknum Ormas setempat ketika hendak memberi ceramah di salah satu mesjid di pulau dewata.

"Polri akan melakukan verifikasi dan supervisi untuk melihat adanya unsur tindak pidana yang dilaporkan oleh tim kuasa hukum (Ustaz Somad)," ujar Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).

Ditegaskannya, kendati Laskar Bali sebagai salah satu ormas yang diduga terlibat sudah meminta maaf, pihaknya tetap akan memproses laporan dari tim kuasa hukum penceramah asal Riau tersebut.

"Saya sudah sampaikan bahwa permohonan maaf tidak menggugurkan proses hukum,"  tuturnya.

Karena itu, sambung mantan Kapolres Metro Jakarta Utara, kepolisian mempunyai hak untuk melakukan diskresi. Itu karena penegakan hukum merupakan keadilan yang lebih tinggi.

"Sikap kami tetap menerima laporan bila ada unsur pidana kita akan proses. Tentang permohonan maaf itu tidak menggugurkan," terang mantan Kapolrestabes Surabaya itu.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DPP Sita 47 Tabung
Rumah Makan Jual Gas Subsidi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
BERKICAU DI TWITTER
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:10 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:00 WIB

Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:20 WIB

Diperiksa KPK, Kader PKB Bantah Terima Duit e-KTP

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:00 WIB

Dituntut Dua Tahun  Enam Bulan, Syahrani dan Ridwan Bungkam
Tak Sanggup Beri Makan, Bayi Dibuang

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us