Nasionalisme Kalahkan Rasionalitas

Jumat, 11 Nov 2016 - 11:06 WIB > Dibaca 2977 kali | Komentar

’’Kok bisa ya Donald Trump menang?’’ Itulah umumnya komentar orang. Di Timur dan di Barat. Selebihnya, orang kehabisan kata-kata.

Ternyata debat calon presiden tidak berpengaruh pada perubahan perilaku pemilih. Dalam tiga kali debat, Hillary Clinton menang telak. Ditambah satu kemenangan telak lagi dalam debat tidak resmi di tengah masyarakat Katolik New York.

Ternyata jajak pendapat meleset semua. Sampai tiga hari sebelum pilpres, semua jajak pendapat masih mengunggulkan Hillary.

Tahun ini jajak pendapat ilmiah di negara Barat dua kali kena pukulan telak. Waktu Brexit dan pilpres di AS ini. Ternyata nasionalisme mengalahkan rasionalitas. Isu nasionalisme yang diusung Trump terbukti menghunjam sampai ke dalam jantung masyarakat Amerika. Itulah pula yang membuat Inggris meninggalkan Eropa, Rodrigo Roa Duterte menang di Filipina, dan kini Trump menang di Amerika.

Ternyata kebosanan terhadap yang biasa-biasa saja membuat Hillary mati angin. Ternyata kebencian terhadap politisi sudah sampai di sumsum. Ternyata emosi berhasil menyisihkan rasio. Perasaan mengalahkan pikiran.

Ternyata kita belum bisa melihat wanita jadi presiden Amerika. Kuatnya penolakan gereja untuk dipimpin wanita ternyata memperoleh gambarannya yang jelas di negeri kampion demokrasi seperti Amerika.

Saya teringat dialog saya dengan seorang kulit putih di pedalaman AS tiga bulan lalu. ’’Kalau Hillary nanti tidak berhasil terpilih, itu karena dia seorang wanita,’’ katanya.

Kini Trump menang mutlak: popular vote dan electoral vote. Lebih mutlak lagi, kini eksekutif dan legislatif dari partai yang sama. Mestinya tembok besar antara Meksiko-Amerika segera dibangun.

Kita, terutama yang bukan Islam, bisa segera rekreasi ke sana. Setelah 100 hari Trump jadi presiden, seperti yang dijanjikannya.***

KOMENTAR
BERITA POPULER
Mayat Perempuan Gegerkan Warga Air Hitam

Mayat Perempuan Gegerkan Warga Air Hitam

23 Mei 2017 - 09:29 WIB | 423 Klik

26 Mei Sekolah Libur Ramadan

23 Mei 2017 - 10:34 WIB | 393 Klik
Harus Lebih Pro Rakyat

Harus Lebih Pro Rakyat

23 Mei 2017 - 10:32 WIB | 364 Klik
Kios Sukaramai Rp23,2 Juta per Meter

Kios Sukaramai Rp23,2 Juta per Meter

23 Mei 2017 - 09:53 WIB | 339 Klik
Kelola Lahan Sawit tanpa Bakar, Diberi Insentif

Kelola Lahan Sawit tanpa Bakar, Diberi Insentif

23 Mei 2017 - 10:39 WIB | 305 Klik

Follow Us