Wonderful Indonesia
TERKAIT PILKADA
Wow! Kapok Dukung Prabowo, La Nyalla Bicara soal Politik Uang Gerindra
Kamis, 11 Januari 2018 - 20:45 WIB > Dibaca 849 kali Print | Komentar
Wow! Kapok Dukung Prabowo, La Nyalla Bicara soal Politik Uang Gerindra
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kekecewaan terhadap Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto ditunjukkan oleh mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud.

Bahkan, dia mengaku kapok mendukung Prabowo untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Hal itu, kata dia, karena karena Prabowo dan Gerindra tak lepas dari politik uang dalam mengusung calon kepala daerah.

Menurut Nyalla, dirinya dimintai uang mahar Rp170 miliar untuk bisa diusung sebagai calon kepala daerah pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim). Padahal, dia sudah habis-habisan mendukung Prabowo sejak maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2009.

"Mohon maaf, saya orang bego kalau masih mau dukung (Prabowo, red). Karena sudah habis-habisan berjuang dari 2009, tapi balasannya dia sia-siakan saya. Berarti dia tak mau sama saya, saya pun enggak nyambung ke dia," katanya saat menggelar konferensi pers di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Diterangkannya, dirinya dimintai uang Rp40 miliar oleh petinggi Gerindra. Di samping itu, ada pengusaha bernama Tubagus Daniel Hidayat yang selama ini menjadi bendahara tim pemenangan Nyalla juga dimintai uang Rp170 miliar.

Nyalla bercerita, pada 20 Desember 2017, dirinya menemui Prabowo untuk mengembalikan mandat ke Gerindra karena tak kuat lagi dimintai duit

“Disuruh cari uang Rp40 miliar. Itu uang alasannya untuk membayar saksi (di tempat pemungutan suara, red). Saat bertemu saya pertegas ke Prabowo, kasih keluar dahulu suratnya (rekomendasi, red), biar saya kumpulkan teman-teman pengusaha muslim. Nah (saat itu, red) yang ngomong ini Prabowo, sambil marah-marah. Ada saksinya, Sugiono dan Prasetyo," tutur pria kelahiran 10 Mei 1959 itu.

Karena itu, dia berjanji tidak akan memengaruhi sahabat maupun rekannya di Jawa Timur untuk tidak mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Akan tetapi, dia meyakini para sahabat maupun kader pendukungnya bakal loyal mengikuti langkahnya.

"Kader saya di Jatim juga enggak mau lagi ke Prabowo. Saya tidak akan lagi di Gerindra. Saya tak akan memengaruhi teman-teman, tapi yakin mereka loyal ke La Nyalla," tuntasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
BERKICAU DI TWITTER
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:10 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:50 WIB

Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us