Wonderful Indonesia
UNTUK IKUT PILGUB JATIM
Satgas Anti-Politik Uang Perlu Telusuri "Nyanyian" La Nyalla soal Mahar Politik
Jumat, 12 Januari 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 4691 kali Print | Komentar
Satgas Anti-Politik Uang Perlu Telusuri "Nyanyian" La Nyalla soal Mahar Politik
La Nyalla Mattalitti. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Satgas Anti-Politik Uang Polri dinilai perlu menelusuri "nyanyian" La Nyalla Matalitti bahwa dirinya dimintai Rp40 miliar untuk ikut dalam Pilgub Jatim.

"Tujuannya agar kasus politik uang di balik Pilkada Serentak 2018 bisa terbongkar," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Jumat (12/1/2018).

Harapannya, dengan terbongkarnya kasus dugaan politik uang itu bisa diketahui siapa saja yang terlibat, yang menjadi korban, dan partai mana yang suka politik uang di Pilkada Serentak 2018.

"Kasus La Nyalla harus menjadi pintu masuk bagi Satgas Anti-Politik Uang Polri untuk menciptakan pilkada yang bersih dan berkualitas," tuturnya.

Sebelum La Nyalla, imbuhnya, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga pernah mengaku bahwa dirinya diminta Rp10 miliar oleh oknum yang mengaku dekat dengan pengurus DPP Partai Golkar agar bisa mendapatkan rekomendasi untuk maju ke Pilgub Jabar.

"Apa yang dikatakan La Nyalla maupun Dedi sebenarnya bukanlah hal baru. Isu uang mahar sudah menjadi rahasia umum di balik pencalonan kepala daerah," tegasnya.

Dia meilai, jerat uang mahar itu sulit untuk dibuktikan. Padahal,itu menjadi salah satu penyebab berkembangnya politik biaya tinggi dan maraknya korupsi yang melibatkan kepala daerah.

"Dengan terbentuknya Satgas Anti-Politik Uang, isu uang mahar ini harus diusut dan disapu bersih," jelasnya.

Lebih jauh, dia memandang dengan adanya pengakuan La Nyalla, hal itu bisa menjadi momentum bagi Satgas Anti-Politik Uang Polri untuk membongkar sinyalemen selama ini tentang uang mahar di balik pilkada.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
BERKICAU DI TWITTER
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:10 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:50 WIB

Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us