Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TUDINGAN PARTAI PENDUKUNG KHILAFAH
Polisi Hentikan Sementara Kasus Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, Alasannya...
Jumat, 12 Januari 2018 - 19:15 WIB > Dibaca 4642 kali Print | Komentar
Polisi Hentikan Sementara Kasus Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, Alasannya...
Victor Laiskodat. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penyelidikan kasus ujaran kebencian yang dilakukan politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Viktor Laiskodat akhirnya ditunda Bareskrim Polri untuk sementara waktu.

Polisi beralasan, semua kasus hukum yang menjerat Calon Kepala Daerah harus diberhentikan sementara selama Pilkada Serentak 2018 berlangsung. Viktor Laiskodat diketahui menjadi Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pesta demokrasi serentak mendatang.

"Penundaan ini bertujuan agar tidak dimanfaatkan oleh para pendukung atau siapapun yang terkait dengan simpatisan pasangan calon," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di Komplek Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Penundaaan kasus hukum itu, sambungnya, tidak hanya kepada Viktor Laiskodat, tetapi juga terhadap sejumlah calon kepala daerah yang mempunyai kasus hukum. Baik yang sudah ditetapkan tersangka ataupun masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.

"Upaya menunda kasus hukum ini bertujuan agar pelaksanaan proses demokrasi berlangsung dengan baik," sebutnya.

Kendati begitu, proses hukum tidak berlaku pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) apabila ditemukan pasangan calon melakukan politik uang.

"Dilakukan karena tertangkap tangan, karana melakukan perbuatan melawan hukum. Itu tentu diproses," jelasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Ditusuk Berulang Kali hingga Tewas
Pencuri Ayam Berakhir Tragis
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:31 wib
HUKUM & KRIMINAL
Asyik Nyabu, Dua Warga Duri Ditangkap Polisi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:28 wib
DPP Sita 47 Tabung
Rumah Makan Jual Gas Subsidi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
DUMAI
Pasca Relokasi, Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin Jadi Lancar
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Asyik Nyabu, Dua Warga Duri Ditangkap Polisi

Rabu, 17 Januari 2018 - 10:28 WIB

Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:00 WIB

Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:20 WIB

Diperiksa KPK, Kader PKB Bantah Terima Duit e-KTP

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:00 WIB

Dituntut Dua Tahun  Enam Bulan, Syahrani dan Ridwan Bungkam
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us