Wonderful Indonesia
TAWARKAN JASA SECARA ONLINE
Sindikat Pemalsu Surat Keterangan Sakit Dibekuk Polisi, Segini Omzetnya
Jumat, 12 Januari 2018 - 19:45 WIB > Dibaca 445 kali Print | Komentar
Sindikat Pemalsu Surat Keterangan Sakit Dibekuk Polisi, Segini Omzetnya
Ilustrasi. (JPG)
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sindikat pemalsu surat keterangan sakit yang menawarkan jasanya secara online berhasil diungkap Subdit II Ditsiber Bareskrim Polri.

Dalam penangkapan itu, ada tiga pelaku yang diamankan polisi. Menurut Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Martinus Sitompul, ketiga pelaku masing-masing berinsial MKM, NDY dan MJS.

Kemudian, satu lagi dalam pengejaran petugas berinisial SS.

“Pelaku menawarkan untuk membuat surat keterangan sakit melalui akun Instagram @suratsakitjkt. Ketiga pelaku kami tangkap 4 Januari lalu di kawasan Cengkareng,” ujarnya di Divhumas Polri, Jumat (12/1/2018).

Otak dari sindikat itu, imbuhnya, adalah MKM. Dia sudah menawarkan surat keterangan sakit palsu sejak 2012 melalui blog jasasuratsakit.blogspot.com. Pelaku menawarkan surat itu di kawasan Jabodetabek hingga luar daerah lainnya.

“Satu suratnya dihargai pelaku Rp25 ribu, dalam sehari pelaku bisa menerima lima sampai delapan pesanan,” tuturnya.

Dalam sehari, pelaku bisa mendapat untung minimal Rp100 ribu. Kalau banyak pesanan, pelaku bisa mengantongi Rp500 ribu per hari.

“Sementara untuk NDY mulai bergabung sejak 2014, lalu MJS bergabung sejak 2016. Si MJS ini juga yang membuatkan akun instagram @suratsakitjkt,” terangnya.

Di sisi lain, menurut Kasubdit II Ditsiber Bareskrim Kombes Asep Saripuddin, selain menawarkan melalui situs blog dan instagram, pelaku juga mencantumkan nomor kontak agar komunikasi bisa lebih lancar.

“Dalam aksinya, pelaku menggunakan identitas palsu, yakni Sudarmadji, agar tidak diketahui identitas aslinya,” bebernya.

Kebanyakan pemesan surat keterangan sakit palsu, kata dia lagi, berasal dari mahasiswa, pegawai swasta hingga (PNS). Pelaku dikenakan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 73 ayat (1) juncto Pasal 77 UU nomor 29 tahun 2005 tentang praktik kedokteran. (mg1)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Ditusuk Berulang Kali hingga Tewas
Pencuri Ayam Berakhir Tragis
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:31 wib
HUKUM & KRIMINAL
Asyik Nyabu, Dua Warga Duri Ditangkap Polisi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:28 wib
DPP Sita 47 Tabung
Rumah Makan Jual Gas Subsidi
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
DUMAI
Pasca Relokasi, Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin Jadi Lancar
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:22 wib
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Pencuri Ayam Berakhir Tragis

Rabu, 17 Januari 2018 - 10:31 WIB

Pelaku Pembuang Bayi Ditangkap di Pekanbaru

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:47 WIB

Ditemukan Cekikan di Leher

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:56 WIB

Gelapkan Inti Sawit, Dua Sopir dan Operator Ditahan

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:15 WIB

Karena "Stempel" Terlihat, Siswi SMP Ketahuan Digagahi Pacar
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us