Wonderful Indonesia
Pilkada, Bansos dan Dana Desa Rawan Dikorupsi
Sabtu, 13 Januari 2018 - 11:22 WIB > Dibaca 220 kali Print | Komentar
Pilkada, Bansos dan Dana Desa Rawan Dikorupsi
donal fariz
JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Pilkada serentak 2018 yang pelaksanaannya beririsan dengan tahapan pemilu legislatif dan Pemilu Presiden 2019 bisa memunculkan praktik korupsi. Karena itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan pemerintah dan aparat hukum untuk meningkatkan pengawasan. Jangan sampai ada celah-celah anggaran yang berpotensi dikorupsi untuk kepentingan pilkada.

Peneliti ICW Donal Fariz menyatakan, ada beberapa celah anggaran yang membuka lebar potensi korupsi. Salah satu di antaranya adalah dana untuk desa. Karena itu, Kementerian Keuangan serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal harus sigap melakukan antisipasi. ’’Pemerintah harus mengawasi pencairan dana desa tahap II di daerah-daerah yang menggelar pilkada,’’ kata Donal.

Selain dana desa, belanja dana bantuan sosial (Bansos) dari pusat ke daerah rawan dimanfaatkan untuk kepentingan politik pilkada maupun pemilu. Apalagi, sebelum ramai-ramai pilkada, dana bansos kerap disalahgunakan di daerah. ’’Dana bansos pusat ke daerah ini harus diawasi, khususnya  daerah yang petahananya maju pilkada maupun daerah yang ada dinasti politik,’’ jelas Donal.

Potensi korupsi itu harus diantisipasi tidak hanya oleh pemerintah, aparat hukum, tetapi juga masyarakat. Sebab, tahapan pilkada dengan Pemilu Nasional 2019 berdekatan. Misalnya, waktu pencoblosan pilkada serentak pada 27 Juni dengan waktu pendaftaran pasangan capres-cawapres hanya berselang 38 hari.

Karena itu, pelaksanaan pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019 merupakan momentum untuk menghidupkan mesin politik partai. Bagi partai politik, pilkada 2018 menjadi langkah untuk menakar seberapa kuat dan efektif mesin partai dijalankan menjelang pemilu presiden. ’’Hal inilah yang membuat potensi berbagai penyimpangan dan konflik berada pada titik klimaks,’’ kata Donal. (bay/c4/oni/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
BERKICAU DI TWITTER
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:10 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Ahok-Vero Bercerai, Begini Kondisi Anak-anaknya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:10 WIB

Segera Bercerai, Ahok Tampak Lebih Kurus

Selasa, 16 Januari 2018 - 18:30 WIB

Bupati Cantik Ini Diberhentikan Selama Tiga Bulan

Selasa, 16 Januari 2018 - 13:36 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us