Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TAK HANYA KEBIJAKAN IMPOR BERAS
Proyek di Kemendag Diduga Bermasalah, KPK Diminta Segera Turun
Senin, 15 Januari 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 318 kali Print | Komentar
Proyek di Kemendag Diduga Bermasalah, KPK Diminta Segera Turun
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kritikan tajam dari sejumlah pihak lahir setelah adanya kebijakan impor beras sebanyak 500 ribu ton baru-baru ini yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.

Bahkan, Center for Budget Analysis (CBA) menyebut itu keputusan yang salah kaprah.

"Kebijakan impor beras berpotensi merugikan petani dan keuangan negara," kata Koordinator Investigasi Jajang Nurjaman dalam pesan singkatnya, Senin (15/1/2018).

Dia menyebut, di samping soal impor beras, masih banyak proyek-proyek bermasalah yang dijalankan Kemendag.

"Namun, sangat disayangkan hingga saat ini menteri perdagangan ini belum tersentuh pihak berwenang," jelasnya.

Adapun CBA menyoroti proyek jasa konsultasi badan usaha yang mencakup 12 proyek dengan nilai Rp37,7 miliar lebih. Diketahui, belasan proyek itu masuk tahun anggaran 2016 yang dilaksanakan 6 Satuan Kerja Kementerian Perdagangan.

Modus yang dilakukan oknum pelaksana 12 proyek tersebut secara keseluruhan adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak melakukan pemeriksaan personil serta peralatan.

Buktinya, tidak adanya berita acara atau dokumen yang membuktikan bahwa PPK melakukan pemeriksaan selama pekerjaan jasa konsultansi berjalan.

"Hal tersebut berdampak terhadap besaran biaya yang dikeluarkan pihak penyedia proyek (Kemendag) dengan pelaksana proyek diragukan kebenarannya, atau dugaan mark up," paparnya.

Lebih jauh diungkapkannya, ditemukan sedikitnya pemborosan dari segi nilai proyek sebesar Rp2,31 miliar itu . Ditambah kelebihan pembayaran untuk personel, seperti tenaga ahli dan surveyor sebesar Rp1,43 miliar.

Atas temuan itu, CBA mendorong KPK segera membuka penyelidikan terhadap pejabat terkait di masing-masing satker yang melaksanakan dua belas proyek di lingkungan Kemendag tersebut. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Sidang Cerai Dua Minggu Lagi, Ahok Diminta Langsung Gugat Vero
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us