Wonderful Indonesia
Pemprov-Bawaslu Riau Gelar Pertemuan Tertutup
ASN Tak Boleh Like Status Politik
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:42 WIB > Dibaca 1115 kali Print | Komentar
ASN Tak Boleh Like Status Politik
RAPAT: Wagubri H Wan Thamrin Hasyim (tengah) dan Sekdaprov H Ahmad Hijazi (dua kanan) menggelar rapat tertutup bersama Bawaslu Riau tentang netralitas ASN pada pilkada di Kantor Gubernur, Pekanbaru, Kamis (18/1/2018). (FOTO : HUMAS PEMPROV RIAU FOR RIAU POS/RPO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pengawasan terhadap netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau 2018 akan semakin diperketat. Sesuai aturan, ASN dilarangkeras mengikuti kampanye terbuka para pasangan calon (paslon) yang bertarung. Selain itu, dalam menggunakan media sosial (medsos), ASN juga tak boleh memberi like, share hingga mengomentari postingan politik.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membahas netralitas ASN di Kantor Gubernur Riau. Rapat tertutup  itu dihadiri Wakil Gubernur Riau (Wagubri) H Wan Thamrin Hasyim, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Ahmad Hijazi, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan Lubis dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Pemprov Riau.

Usai pertemuan itu Wan Thamrin Hasyim memaparkan, hal penting yang digarisbawahi ASN harus netral dan mengetahui posisi serta batasan dalam pilkada nanti.

‘’Kuncinya satu, netralitas. Saya tidak mau ASN kena karena ketidaktahuan. Karena itu menerima keterangan pertama dari Bawaslu,’’ sebutnya.

Dari peserta pertemuan, Wan Thamrin menyebut, banyak pertanyaan menarik yang muncul. Terutama terkait posisi ASN terhadap Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman yang dipastikan akan maju kembali.

‘’Ada pertanyaan mendasar, misalnya Pak Andi yang 15 Februari baru cuti akan meresmikan jembatan, apakah boleh ikut? Masperi (Asisten II Setdaprov, red) pertanyaannya menggelitik. Apa yang dilarang, sedang (kampanye,red), tengah atau akhir,’’ sebutnya.

Agenda terdekat Andi Rachman (sapaan akrab Gubri) yang akan menggelar deklarasi bersama pasangan calon Wagubri-nya Suyatno, Ahad (21/1) nanti juga ikut dibahas. Dalam deklarasi, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto direncanakan hadir.

‘’Misalnya Sabtu atau Ahad kan Pak Airlangga datang, apakah boleh menjemput? Kita tidak tahu dia pakai baju apa, kuning atau putih,’’ paparnya.

Airlangga Hartarto pada prinsipnya dalam posisi sebagai Menteri Perindustrian boleh disambut ASN. Namun saat Airlangga menghadiri deklarasi Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno (AYO), ASN dilarang hadir.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
UU MD3 Tidak Ditandatangani Jokowi, DPR Bilang Begini

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:40 WIB

Prabowo Jadi Cawapres Jokowi, Ruhut: Apa Salahnya Berdampingan?
AHY Disarankan Jadi Anggota DPR Dulu, Baru Cawapres

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us