Wonderful Indonesia
PANDANGAN FADLI ZON
Kegagalan Pemerintah Jadi Penyebab Penyerangan terhadap Pemuka Agama?
Selasa, 13 Februari 2018 - 19:40 WIB > Dibaca 565 kali Print | Komentar
Kegagalan Pemerintah Jadi Penyebab Penyerangan terhadap Pemuka Agama?
Fadli Zon. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon menilai penyerangan oleh oknum tidak dikenal terhadap para pemuka agama membuktikan kegagalan pemerintah melakukan pembangunan ekonomi.

Adapun belakangan ini, terjadi serentetan aksi penyerangan terhadap para pemuka agama di sejumlah daerah. Terbaru, aksi penyerangan terjadi di Gereja Katolik St Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta.

Fadli memandang, pemerintah saat ini harus berubah haluan pembangunan dari yang awalnya berorientasi proyek dan mendatangkan investasi secara masif, harus diubah menjadi yang menitikberatka kepada aspek pemerataan pembangunan.

“Masyarakat yang selama ini dikesankan ayem, tentrem, tiba-tiba bisa berubah beringas? Benarkah ada masalah dengan toleransi, ataukah ada masalah lain yang bersifat struktural?" katanya kepada JawaPos.com, Selasa (13/2/2018).

Dia memandang, dari data internalnya, tingkat ketimpangan ekonomi di Yogyakarta saat ini mencapai angka 0,44. Artinya, masih jauh di atas tingkat ketimpangan ekonomi nasional yang berada di angka 0,39.

Biaya hidup di Jogjakarta dari tahun ke tahun, sambungnya, juga terus melonjak, bahkan jauh di atas rata-rata kota besar sekitarnya, seperti Solo dan Semarang. Terlebih, lonjakan harga tanah di Jogja juga termasuk yang tertinggi secara nasional, yang membuat banyak warga kini kesulitan memiliki rumah.

"Ini adalah problem struktural. Dan ketimpangan, seperti pengalaman historis kita, adalah jerami kering yang mudah sekali terbakar.” jelasnya.

Karena itu, dia mengajak untuk menjaga perdamaian bukan sekadar toleransi saja, melainkan juga masalah ketidakadilan sosial dan ketidakadilan ekonomi yang masih menjadi problem di masyarakat.

“Menciptakan toleransi utamanya merupakan tugas masyarakat, maka menciptakan keadilan sosial terutama adalah tugas pemerintah.” tutupnya.

Adapun sebelumnya, kejadian penyerangan bermula pada Ahad (11/2/2018) sekitar pukul 07.30 WIB. Pelakunya adalah Suliyono (22), warga Krajan RT 02/RW 01 Kandangan, Pesanggrahan Banyuwangi, Jawa Timur. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
UU MD3 Tidak Ditandatangani Jokowi, DPR Bilang Begini

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:40 WIB

Prabowo Jadi Cawapres Jokowi, Ruhut: Apa Salahnya Berdampingan?
AHY Disarankan Jadi Anggota DPR Dulu, Baru Cawapres

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us