Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
MENURUT PPATK
OTT KPK Jaring Kepala Daerah yang Kumpulkan Dana Kampanye?
Selasa, 13 Februari 2018 - 20:10 WIB > Dibaca 388 kali Print | Komentar
OTT KPK Jaring Kepala Daerah yang Kumpulkan Dana Kampanye?
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak tiga kali dengan tersangka merupakan kepala daerah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga bulan kedua 2018 ini.

Terkait itu, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badarudin mengatakan, banyaknya kepala daerah yang tertangkap tangan KPK dimungkinkan untuk mengumpulkan dana kampanye pada Pilkada 2018.

"Benar, bisa jadi arahnya ke sana (mengumpulkan dana kampanye)," ujarnya di Gedung PPATK, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Agus menilai, OTT yang dilakukan oleh KPK terhadap sejumlah kepala daerah karena sudah mempunyai bukti kuat adanya aliran uang panas terhadap tersangka. Karena itu, dia menyatakan bahwa PPATK dalam hal ini turut membantu menelusuri adanya dugaan aliran uang panas terhadap sejumlah kepala daerah.

"Ya kalau dilihat, sudah ada dua alat bukti (untuk melakukan OTT)," terangnya.

KPK sebelumnya menangkap Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Abdul Latif pada 4 Januari 2018 lalu. Dia diduga menerima suap proyek pembangunan RSUD Damanhuri, Barabai tahun anggaran 2017.

Sebulan kemudian (4/2/2018), KPK menangkap Bupati Jombang, Jawa Timur Nyono Suharli Wihandoko yang diduga menerima suap diduga menerima suap dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Inna Silestyanti sebesar Rp275 juta.

Adapun pada 11 Februari lalu, Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur, Marianus Sae menerima suap atas sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Sidang Cerai Dua Minggu Lagi, Ahok Diminta Langsung Gugat Vero
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us