Wonderful Indonesia
DIELIMINASI KPU SUMUT
Demokrat Yakin Ada Perbuatan Politis Terkait Gagalnya JR-Ance Maju Pilgub
Selasa, 13 Februari 2018 - 20:20 WIB > Dibaca 790 kali Print | Komentar
Demokrat Yakin Ada Perbuatan Politis Terkait Gagalnya JR-Ance Maju Pilgub
JR Saragih menangis di Hotel Mercure, Kota Medan, Senin (12/2). (PRAYUGO UTOMO/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pasangan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian tereliminasi sebagai pasangan calon gubernur di Pilkada Sumut 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut).

Keduanya dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi. Partai Demokrat selaku parpol pengusung pasangan itu lantas menuding ada pihak-pihak tertentu bertindak politis. Menurut politikus Partai Demokrat Agus Hermanto, tidak lolosnya JR-Ance dalam perhelatan Pilgub Sumut sangat bernuansa politis.

Itu karena KPU menganggap JR Saragih tidak bisa menunjukkan ijazah SMA yang asli. Kemudian, sekolahnya sudah tidak ada lagi. Namun, JR Saragih membuat legalisir ke Dinas Pendidikan. Akan tetapi, di Dinas Pendidikan menyatakan sekolah itu tidak ditemukan.

"Dinas terkait kelihatan lebih mempersulit sehingga proses legalisir terkendala," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia sendiri yakin JR Saragih memiliki ijazah yang asli. Sebab, JR Saragih adalah mantan prajurit TNI. Logikanya, saat JR Saragih masuk sebagai prajurit TNI, tentu melewati tahap verifikasi ijazah juga. Bahkan, standar verifikasi ijazahnya lebih tinggi.

Saat di TNI, JR Saragih pernah bertugas di Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres). Bukan itu saja, sebelumnya dia sudah dua periode menjabat sebagai Bupati Simalungun. Dia mensinyalir ada tangan-tangan yang berkepentingan yang berupaya menggagalkannya dalam proses konstestasi Pilkada Sumut 2018.

"Kami yakini TNI pasti punya standar verifikasi cukup tinggi sehingga persoalan pilkada jangan tercemar masalah politik. Jangan tercemar masalah kepentingan. Kita harus berikan hak terbaik pada rakyat Indonesia baik dipilih maupun memilih," tegasnya.

Menyikapi penolakan itu, Partai Demokrat berupaya membuat langkah gugatan hukum dengan memanfaatkan sisa waktu yang ada.

"Dengan kasat mata ini mengada-ngada, sehingga merugikan salah satu rakyat Indonesia. Dinas pendidikan harus legalisir. Kalau tidak, melanggar kewajibannya dan punya konsekuensi hukum," tutupnya.

JR Saragih-Ance Selian di Pilkada Sumut 2018 diusung oleh Partai Demokrat, PKB, dan PKPI. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
UU MD3 Tidak Ditandatangani Jokowi, DPR Bilang Begini

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:40 WIB

Prabowo Jadi Cawapres Jokowi, Ruhut: Apa Salahnya Berdampingan?
AHY Disarankan Jadi Anggota DPR Dulu, Baru Cawapres

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:50 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us