Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
INGIN BERANGKAT KE SURIAH
Ternyata, Pelaku Penyerangan Gereja Lidwina Sleman Belajar dari Internet
Selasa, 13 Februari 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 415 kali Print | Komentar
Ternyata, Pelaku Penyerangan Gereja Lidwina Sleman Belajar dari Internet
Gereja Katolik Santa Lidwina yang berada di Bedog, Trihanggo, Gamping, Sleman, dipasangi garis polisi pasca penyerangan yang terjadi sekitar pukul 07.50 WIB, Minggu (11/2) pagi. (RIDHO HIDAYAT/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemahaman keliru dari internet membuat Suliono (22) melakukan penyerangan di Gereja St Lidwina, Sleman, Yogyakarta. Dia merupakan pelaku tunggal dalam insiden itu.

“Suliono termotivasi menjadi lonewolf atau peneror yang melancarkan aksinya seorang diri karena belajar dari internet," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di kantornya, Selasa (13/2/2018).

Sejak meninggalkan kampung halamannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Suliono tidak memiliki tempat tinggal yang tetap. Dia pun terbilang hanya singgah di Yogyakarta.  Tiga hari di Jogja, dia menginap di sebuah musala.

Bahkan, dia sempat berkomunikasi dengan penjaga musala dan juga warga setempat. Akan tetapi, disayangkan RT dan RW setempat tidak mengetahuinya. Sebelumnya, Suliono juga singgah di Magelang, Jawa Tengah dan sempat belajar di sebuah pondok pesantren.

Selama singgah di kota itu, dia mengajukan paspor ke Suriah, tetapi terkendala dengan dokumennya yang tidak lengkap.

"Sehingga paspornya ditolak Imigrasi Magelang dan Jogja. Dua atau tiga kali (mengajukan). Saya dapat informasi dia memang berupaya melakukan jihad mau ke luar negeri," sambung Setyo.

Lantaran tak kunjung berangkat, dia akhirnya berencana melancarkan aksi "jihad"-nya yang salah itu di Sleman. Dari wawancara oleh pihak Kepolisian, dia mengaku menelusuri gereja yang dekat dengan tempat singgahnya.

"Dia melihat-lihat internet di mana gereja yang deket-deket situ, di mana dia bisa beli senjata, informasi yang kita terima seperti itu," terangnya.

Peristiwa penyerangan sebelumnya terjadi di sebuah gereja di Sleman yang menyebabkan 4 jemaat dan 1 anggota polisi mengalami luka. Korban dibawa ke Panti Rapih Yogyakarta.

Adapun pelaku yang dilumpuhkan dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta. Pelaku bernama Suliono itu pun kini telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.(dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Sidang Cerai Dua Minggu Lagi, Ahok Diminta Langsung Gugat Vero
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us