Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
HILANGKAN GENDERUWO DI TUBUH KORBAN
Gara-gara Ingin Cari Jodoh, Tiga Wanita Dicabuli Dukun Palsu
Rabu, 14 Februari 2018 - 01:46 WIB > Dibaca 656 kali Print | Komentar
Gara-gara Ingin Cari Jodoh, Tiga Wanita Dicabuli Dukun Palsu
Ilustrasi.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Seorang pria yang bernama Dwi Agus Purwanto (40) terpaksa berurusan dengan polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan karena diadukan telah melakukan pencabulan dengan tiga wanita.

Modus yang dilakukan Agus sehingga ketiga wanita ini mau disetubuhi Agus adalah sebagai dukun palsu. Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bismo Teguh mengatakan, karena aksinya, pelaku telah memperdaya ketiga korban yakni HD, SB dan NA.

Bismo mengatakan, mengetahui Agus adalah dukun, korban datang untuk meminta bantuan agar bisa mendapatkan jodoh. Di sinilah Agus menggunakan tipu dayanya. Dia mengatakan yang menghalangi korban mendapatkan jodoh adalah sosok genderuwo yang ada di tubuh korban.
 
“Pelaku menyampaikan ke korban untuk menghilangkan genderuwo harus dilakukan terapi ataupun suatu bentuk ritual tertentu," kata Bismo Selasa (13/2/2018).

Ketika itu barulah pelaku beraksi. Untuk menghilangkan genduruwo itu ada ritual yag harus dijalankan, salah satunya harus bersetubuh dengan pelaku. Korban diminta mau bersetubuh dengannya pada malam hari.

Pelaku mengeksekusi korban di rumahnya yang ada di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Bismo menuturkan, persetubuhan antara korban dan pelaku dilakukan beberapa kali dengan maksud genderuwo itu benar-benar keluar dari dalam diri korban.

Pelaku meyakinkan korban agar tak perlu takut ketika berhubungan badan dengannya. “Pelaku mengatakan kemaluan korban akan kembali seperti semula nantinya,” imbuh dia.

Setelah beberapa kali bersenggama dengan pelaku, korban yang tak kunjung dapat jodoh akhirnya geram dan merasa ditipu.

Kemudian korban melapor ke polisi. Hingga akhirnya pelaku diringkus pada Minggu 11 Februari di kediamannya. Pelaku menurut Bismo dikenakan Pasal 285 KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan atau pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(mg1)

Sumber: JPG
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Sidang Cerai Dua Minggu Lagi, Ahok Diminta Langsung Gugat Vero
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us