Wonderful Indonesia
SOAL UU MD3
Fadli Zon Minta KPK Tutup Mulut, Jangan Banyak Bicara
Rabu, 14 Februari 2018 - 01:58 WIB > Dibaca 2632 kali Print | Komentar
Fadli Zon Minta KPK Tutup Mulut, Jangan Banyak Bicara
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sikap Komisi Pemberantasan Korupsi yang mengomtari tentang UU MD3 terkait pemanggilan anggota parlemen mendapat kritikan dari Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Fadli meminta agar KPK tidak mengomentari hal-hal di luar tugas pokok dan fungsinya.

Fadli mengatakan, memang sebenarnya siapa pun termasuk KPK tidak ada masalah jika memberikan pendapat atas suatu produk perundang-undangan yang disahkan DPR dan pemerintah.

“Cuma memang karena KPK aparat penegak hukum dalam hal ini alangkah baiknya ini menjadi suatu domain pengamat atau dari masyarakat lain. Alangkah bijaknya kalau terkait dengan yang bukan tupoksinya, ya tidak terlalu misalnya banyak berbicara,” kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengomentari pasal 245 Undang-undang (UU) MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Pasal itu mengatur bahwa pemanggilan anggota parlemen harus mendapatkan pertimbangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mendapat izin presiden.

Syarif kaget dan menilai pasal itu bisa diuji materi. Namun, dia menegaskan, lembaganya dalam melakukan pemanggilan tetap mengacu pada UU KPK dan KUHAP. KPK tetap mengedepankan asas equality before the law.

Fadli mengatakan, sebaiknya KPK tidak usah mengomentari hal yang tidak terkait dengan tugas pokok dan fungsinya. Dia khawatir nanti komentar KPK itu bisa dianggap politis, padahal mereka adalah lembaga penegak hukum.

“Ini kan produk dari sebuah lembaga dan sudah ada salurannya, termasuk yang mau melakukan judicial review atau yang lain,” paparnya. Wakil ketua umum Partai Gerindra tersebut mengatakan, jelas ini bukan tupoksi KPK, meskipun tidak ada salahnya jika lembaga antikorupsi itu mengomentarinya.

“Tapi, kan pada akhirnya ada aksi ada reaksi semacam itu,” ungkap Fadli.(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
SEBAGAI SAKSI
Kasus BLBI, Eks Anak Buah Megawati Ini Bungkam usai Diperiksa KPK
Rabu, 21 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL POLLING DI AKUN MEDSOS
Uji Materi UU MD3 Diajukan PSI Jumat Besok, Ini Alasannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:55 wib
BAHAS ISU PERSEKUSI
Polri Minta Tokoh Agama Tak Termakan Hoax Berita Medsos
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:50 wib
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
BATAL PULANG KE INDONESIA
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 wib
DUGAAN PENERIMAAN GRATIFIKASI
Ketika Ancaman 20 Tahun Penjara Mulai Bayangi Bupati Cantik
Rabu, 21 Februari 2018 - 19:00 wib
DIJADWALKAN TIBA HARI INI
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:30 wib
PASCA-REVISI DI DPR
Tajam! Begini Kritik Fahri karena Jokowi Enggan Tanda Tangani UU MD3
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:15 wib
SIDANG LANJUTAN DI PENGADILAN TIPIKOR
Dituntut 5 Tahun Penjara, Nofel Terbukti Terlibat Kasus Korupsi Bakamla
Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Habib Rizieq: Sejak Saya Hijrah, Negeri Kacau Balau

Rabu, 21 Februari 2018 - 19:45 WIB

Panitia Penyambutan Minta Maaf karena Habib Rizieq Batal Pulang
Habib Rizieq Batal Pulang, Ketua ICMI: Biarkan Dia Belajar di Saudi
Satu Polisi Meninggal saat Apel Kepulangan Habib Rizieq
Kubu Ahok Bawa CD untuk Buktikan Perselingkuhan Veronica
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us