Kota Pekanbaru
Bangun Pusat Uji Kendaraan
Kamis, 12 April 2018 - 10:53 WIB > Dibaca 524 kali Print | Komentar
Bangun Pusat Uji Kendaraan
Kendi Harahap
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Pemko Pekanbaru akan membangun pusat uji kendaraan. Namun ini akan dilaksanakan setelah pengosongan area dari pedagang di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) tuntas dilakukan. Namun anggaran yang dikucurkan baru sebatas pembangunan fondasi saja.

"Setelah pasar itu kosong, akan dibangun pusat uji kendaraan di sana. Tetapi kalau tidak salah anggarannya hanya pada tahap pembangunan fondasi, belum jauh. Jadi untuk pembangunannya masih menunggu pasar kosong," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Kendi Harahap, Rabu (11/4).

Ketika ditanyakan besaran anggaran, Kendi mengaku lupa angka besaran anggaran yang dikucurkan dari APBD murni 2018. Untuk pembangunan tidak sampai tuntas karena terbatas anggaran. Untuk pengosongan area sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

"Kalau semua pedagang sudah pindah, akan dilakukan proses lelang. Berapa besarannya saya tidak tahu pasti tapi kalau tidak salah sekitar Rp2 miliaran. Pastinya bisa tanya ke PPTK," kilahnya.

Ia juga minta seluruh pedagang yang memakai area sesuai koordinasi sebelumnya untuk segera mengosongkannya. "Karena sudah ada tempat alternatif di daerah belakang Terminal BRPS, sehingga pembangunan bisa dimulai," imbuh Kendi.

Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman menjelaskan, pusat uji kendaraan (kir) sebelumnya menempati lahan Pemprov Riau.  Tapi berdasarkan dari Kementerian Perhubungan akan ada penghargaan kepada Kota Pekanbaru. Dengan catatan penghargaan lokasi tempat uji kendaraan itu harus milik pemko yang dibuktikan dengan sertifikat.

"Jika itu tidak terealisasi, maka tempat uji kendaraan hanya diberikan di tiga tempat di Provinsi Riau di luar Pekanbaru salah satunya di Rokan Hulu" jelas Irba.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Ingot Hutasuhut dikonfirmasi mengatakan, untuk proses pemindahan pedagang tidak ada kendala. Tinggal menyiapkan mekanismenya seperti apa karena lokasi baru sudah didapatkan tidak jauh dari lokasi lama.

"Tempat baru bisa menmapung seluruh pedagang yang ada berjunlah sekitar 300 orang. Ini hanya sementara jelang Pasar Induk selesai dibangun. Kalau pertanyaannya kapan pemindahan bisa tuntas kita belum tahu, kalau dua pekan dari sekarang saya rasa belum bisa," ujar Ingot.(ade)


Laporan DEBSI MEDYA SEPTIANI, Kota



KOMENTAR
Berita Update

Olahraga Bangun Peradaban Positif
Jumat, 20 September 2018 - 19:00 wib
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi
Jumat, 20 September 2018 - 18:43 wib
AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina

AS Potong Bantuan Dana bagi Palestina
Jumat, 20 September 2018 - 18:38 wib

Polres Gelar Apel Pasukan Operasi Mantap Brata
Jumat, 20 September 2018 - 18:30 wib

Ketua Ombudsman RI Gelar Kuliah Umum di Unri
Jumat, 20 September 2018 - 18:24 wib

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Jumat, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Jumat, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Jumat, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Jumat, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Jumat, 20 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Gaji Guru Bantu Kembali Tersendat

Kamis, 20 September 2018 - 11:34 WIB

Rehab Command Centre Diselidiki

Kamis, 20 September 2018 - 10:51 WIB

PDAM Harus Ditata Ulang

Kamis, 20 September 2018 - 10:38 WIB

Sambangi Panti Asuhan di Hari Lalu Lintas

Kamis, 20 September 2018 - 10:25 WIB

Berharap Tahanan Dapat Berubah

Kamis, 20 September 2018 - 10:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini