Depan >> Berita >> Hukum >>
JIKA TERJADI PENYALAHGUNAAN
Soal Kebocoran Data Facebook, Polisi Imbau Masyarakat Melapor
Senin, 16 April 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 768 kali Print | Komentar
Soal Kebocoran Data Facebook, Polisi Imbau Masyarakat Melapor
Ilustrasi. (AFP)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polri menyoroti serius dugaan kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia. Akan tetapi, sejauh ini belum ada laporan yang masuk terkait hal tersebut di kepolisian.

Padahal, penyidik kepolisian yang diminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk bekerja sama menangani kasus itu perlu mengambil keterangan dari pengguna yang merasa datanya disalahgunakan.

“Untuk itu, Polri mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan ke Dittipidsiber (Direktorat Tindak Pidana Siber) Bareskrim Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Mohammad Iqbal di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Harapannya, kata dia, bagi siapapun yang menerima pemberitahuan langsung dari Facebook agar menjelaskan pengalaman pribadinya secara langsung sebagai saksi di Bareskrim Polri.

“Sedangkan terkait ada atau tidaknya dugaan tindak pidana sangat ditentukan berdasarkan temuan fakta dan bukti yang ada di lapangan,” jelasnya.

Dia menerangkan, penyidik berencana mengadakan pertemuan dengan perwakilan Facebook di Indonesia guna mengorek keterangan dan konfirmasi akan isu yang meresahkan masyarakat itu.

Pasalnya, Polri maupun Kemenkominfo khawatir jika Facebook dijadikan alat utama demi kepentingan individu untuk melakukan perbuatan tidak bertanggung jawab. Sebab, sesuai dengan fungsinya sebagai media sosial, Facebook dapat dengan cepat menyebarkan informasi tanpa batasan wilayah dan waktu.

“Misalnya, menyebar fitnah, pencemaran nama baik, provokasi, penyebaran hate speech (ujaran kebencian), hoax dan fake news (berita bohong) yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, bentuk tindakan yang akan diberikan kepada Facebook masih dipertimbangkan oleh Kemenkominfo selaku regulator. Menurutnya, selama Facebook dapat memenuhi norma yang berlaku di Indonesia, keberadaannya akan tetap terjamin.

“Polri maupun Kemenkominfo bersama-sama mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjadi bagian pengawasan dari setiap informasi yang ada di media sosial Facebook,” tutupnya. (dna/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Kapal Eastern Glory “Tabrak” Jembatan 2 Barelang
Kamis, 23 Januari 2019 - 18:46 wib
Calon Tuan Rumah  Bawa Kepala Daerah

Calon Tuan Rumah Bawa Kepala Daerah
Kamis, 23 Januari 2019 - 17:25 wib
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Kamis, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Kamis, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Kamis, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kamis, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
Dana Terhimpun saat Tablig Akbar UAS Rp48 Juta Lebih

Dana Terhimpun saat Tablig Akbar UAS Rp48 Juta Lebih
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:25 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Kamis, 23 Januari 2019 - 15:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Grasi Susrama Ironis Kemerdekaan Pers

Rabu, 23 Januari 2019 - 10:28 WIB

Pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Tak Bisa Tabrak Aturan
Jadwalkan Periksa Maraton 45 Artis

Selasa, 22 Januari 2019 - 11:05 WIB

Pembebasan Ustaz Ba’asyir Dikaji Lagi

Selasa, 22 Januari 2019 - 10:10 WIB

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan

Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini