Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Sebelum Kecelakaan, Istri Akui Setya Novanto Sempat Menelepon
Senin, 16 April 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 624 kali Print | Komentar
Sebelum Kecelakaan, Istri Akui Setya Novanto Sempat Menelepon
Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebelum mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau, pada 16 November 2017 lalu, istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor membeberkan kalau suaminya sempat menelepon.

Deisti mengungkapkan hal itu saat bersaksi di persidangan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP, dengan terdakwa dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

Dia menerangkan, pada 15 November 2017, sehari sebelum kecelakaan, telepon genggam milik suaminya sudah tak bisa dihubungi.

"Tanggal 15 malam itu banyak penyidik KPK yang datang ke rumah. Banyak juga wartawan. Saya kebetulan ada di atas. Saya intip dari jendela, saya tanya orang rumah ’di bawah ada siapa?’ Katanya ada pengacara (Fredrich Yunadi). Jadi, saya tetap di atas," ujarnya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Lantaran ada tamu yang datang, sekitar pukul 22.00 WIB, dia menemui penyidik KPK di rumahnya yang tengah digeledah. Deisti kala itu terus mencoba menelepon suaminya, tetapi telepon genggamnya tidak aktif.

"Suaranya seperti panggilan dialihkan," tuturnya.

Meski begitu, diakuinya dirinya terus mencoba menghubungi Novanto hingga pukul 03.00 WIB. Akan tetapi, panggilannya tak kunjung dijawab. Novanto baru menghubungi Deisti keesokan harinya sekitar pukul 14.00 WIB.

"Saat itu bapak telepon, beliau bilang mau menyerahkan diri ke KPK ditemani beberapa perwakilan dari DPD 1 Partai Golkar. Bapak bilang saya harus tabah dan memberi tahu dan menenangkan anak-anak," jelasnya.

Dia menyebut, saat itu memantau pergerakan suaminya dari media televisi. Saat itu Novanto akan datang ke KPK untuk memenuhi panggilan sebagai tersangka.

"Sore itu ada pengajian rutin. Saya cuma menunggu saja kabar bapak karena pasti ada berita kalau dia datang ke KPK. Karena dari malem sampai pagi juga wartawan masih ada di rumah. Makanya saya tunggu berita aja dari televisi," ucapnya.
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR PEKAN LALU
Fadli Zon Heran, Kenapa Jelang Pemilu Jokowi Ketemu PA 212?
Kamis, 25 April 2018 - 21:00 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Kamis, 25 April 2018 - 20:50 wib
PASCAKUNJUNGAN AMIEN RAIS
Simak! Ini Kata Sandi Uno soal Balai Kota DKI Kerap Dijadikan Tempat Berpolitik
Kamis, 25 April 2018 - 20:40 wib
DIKUTIP DARI NOVEL "GHOST FLEET"
Seperti Prabowo, Gatot Sebut 2030 Indonesia Bisa Bubar, Ini Alasannya
Kamis, 25 April 2018 - 20:30 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Kroos: Madrid Harus Juara Liga Champions
Kamis, 25 April 2018 - 20:07 wib
ISU BURSA TRANSFER
Lewandowski dan Kane Dikejar Madrid, Ini Kata Pelatih Muenchen
Kamis, 25 April 2018 - 19:34 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Panggung Lewandowski dan Ronaldo
Kamis, 25 April 2018 - 19:10 wib
CATATAN OLAHRAGA
Mengapa Harus Memaksakan Anis Murzil?
Kamis, 25 April 2018 - 18:21 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Dihukum 15 Tahun, Setnov Kaget

Rabu, 25 April 2018 - 11:00 WIB

Soal Nilai Uang Pengganti, Putusan Setnov Harus Diikuti Hakim Lain
Kecewa usai Divonis 15 Tahun Penjara, Setya Novanto Komentar Begini
Amien Rais Dikritik Elite PAN karena Jamin Tak Dukung Jokowi
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini