Wonderful Indonesia
Pelaku Politik Uang Bisa Dipenjara
Selasa, 17 April 2018 - 12:04 WIB > Dibaca 277 kali Print | Komentar
Pelaku Politik Uang Bisa Dipenjara
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masa kampanye Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018 sedang berlangsung. Untuk itu, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengingatkan paslon mau pun tim sukses tidak melakukan politik uang. Selain dinilai mengotori asas demokrasi, pelaku politik uang juga bisa dipenjara. Seperti halnya kasus yang terjadi pada Pilkada Kuningan baru-baru ini.

“Kita bisa ambil banyak pelajaran. Jangan mau atau tergiur. Misalkan kita diminta oleh tim atau paslon untuk membagikan uang kepada warga. Dengan iming-iming uang lebih untuk yang membagikan. Saya ingatkan jangan mau karena jika tertangkap bisa dipenjara,” ungkap Rusidi kepada Riau Pos, Senin (16/4).

Ia pun menceritakan bagaimana seorang sekretaris partai di Kabupaten Kuningan divonis 3 tahun penjara karena membagikan uang Rp 25 ribu saat kampanye. “Saat ini sedang ramai diberitakan kasus bagi amplop saat kampanye di Kuningan. Isinya tak seberapa, hanya Rp25 ribu. Tapi ketika tertangkap, vonis hakim sampai 3 tahun,” ungkapnya.

Kepada warga, Rusidi mengimbau agar tidak mau menerima amplop yang dibagikan oleh tim paslon. Bahkan bila perlu, warga yang mengetahui agar melaporkan kepada pihak terkait, baik kepada Bawaslu mau pun penegak hukum Polri. Pasalnya, partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam terselenggaranya Pilgubri yang bersih, jujur dan adil.

Saat ditanya apakah sudah ada Bawaslu menangani kasus politik uang? Rusidi mengatakan belum ada. Bahkan ia berharap tidak pernah terjadi kasus politik uang di Riau. Baik saat kampanye mau pun mendekati hari pemilihan nanti. “Kami berharap tak ada. Kan selain pemberi, penerima juga bisa dikenakan sanksi. Maka hati-hati. Bila perlu warga melaporkan ke kami,” tambahnya.(das)
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR PEKAN LALU
Fadli Zon Heran, Kenapa Jelang Pemilu Jokowi Ketemu PA 212?
Kamis, 25 April 2018 - 21:00 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Kamis, 25 April 2018 - 20:50 wib
PASCAKUNJUNGAN AMIEN RAIS
Simak! Ini Kata Sandi Uno soal Balai Kota DKI Kerap Dijadikan Tempat Berpolitik
Kamis, 25 April 2018 - 20:40 wib
DIKUTIP DARI NOVEL "GHOST FLEET"
Seperti Prabowo, Gatot Sebut 2030 Indonesia Bisa Bubar, Ini Alasannya
Kamis, 25 April 2018 - 20:30 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Kroos: Madrid Harus Juara Liga Champions
Kamis, 25 April 2018 - 20:07 wib
ISU BURSA TRANSFER
Lewandowski dan Kane Dikejar Madrid, Ini Kata Pelatih Muenchen
Kamis, 25 April 2018 - 19:34 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Panggung Lewandowski dan Ronaldo
Kamis, 25 April 2018 - 19:10 wib
CATATAN OLAHRAGA
Mengapa Harus Memaksakan Anis Murzil?
Kamis, 25 April 2018 - 18:21 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Fadli Zon Heran, Kenapa Jelang Pemilu Jokowi Ketemu PA 212?
Simak! Ini Kata Sandi Uno soal Balai Kota DKI Kerap Dijadikan Tempat Berpolitik
Seperti Prabowo, Gatot Sebut 2030 Indonesia Bisa Bubar, Ini Alasannya
Jadi Gubernur Harus Siap Lewat Jalan Rusak

Rabu, 25 April 2018 - 10:19 WIB

Firdaus-Rusli Jadi Idola Ibu-ibu di Mandau

Rabu, 25 April 2018 - 10:17 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini