Pemerintah Cermati Fluktuasi Harga Minyak
Selasa, 17 April 2018 - 12:25 WIB > Dibaca 4763 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada perdagangan akhir pekan lalu indeks harga minyak dunia berada pada level tertinggi selama 3 tahun terakhir menjadi 67,39 dolar Amerika Serikat (AS) per barel untuk West Texas Intermediate (WTI). Angka ini lalu turun menjadi 66,66 dolar AS per barel pada perdagangan Senin (16/4) untuk WTI.

Terkait pergerakan harga minyak tersebut,  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, meski harga minyak dunia terus naik, pemerintah masih menilai angkanya belum terlalu mengkhawatirkan.

 ”Kamu jangan terlalu risau dengan perkembangan (harga minyak, red). Nanti kita ikuti dengan baik,” ujarnya di Kompleks Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi dan perhitungan terhadap struktur APBN. Untuk kemudian mengambil kebijakan apa yang nantinya ditempuh. ”Pemerintah juga berhitung apa yang pas dilakukan dan apa yang tidak dilakukan. Pemerintah juga mengevaluasinya,” imbuhnya.

Saat ditanya potensi melakukan perubahan dalam struktur makro pada APBN perubahan 2018, pria berdarah batak itu juga enggan menjelaskan lebih lanjut. ”Aku nggak mau jawab dulu,” tuturnya.

Menteri ESDM Ignasius Jonan juga enggan membeberkan terkait strategi pemerintah menghadapi tekanan kenaikan harga minyak. Dia hanya menjawab singkat sambil terus berjalan. ”Itu nanti dulu,” katanya.

Terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian asumsi makro, dalam hal ini harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP). Sekali pun per 31 Maret, realisasi harga minyak mentah Indonesia sudah melebihi target yang ditetapkan dalam APBN 2018. Dalam APBN, dinyatakan bahwa ICP ditargetkan di angka 48 dolar AS per barel, sementara hingga akhir Maret ini, realisasi ICP telah mencapai 63,0 dolar AS per barel.


KOMENTAR
Berita Update
Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga

Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga
Senin, 24 September 2018 - 21:31 wib
Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga

Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga
Senin, 24 September 2018 - 21:04 wib
PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye

PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye
Senin, 24 September 2018 - 20:26 wib

Belum Mau Nikah
Senin, 24 September 2018 - 18:52 wib
Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang

Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang
Senin, 24 September 2018 - 17:43 wib

Komunitas BIJAK Dilatih Tim Desa Binaan LPPM Unri
Senin, 24 September 2018 - 17:41 wib

Komitmen Kampanye Damai
Senin, 24 September 2018 - 17:04 wib

Sungai Salak Juara MTQ Kecamatan Tempuling
Senin, 24 September 2018 - 17:00 wib

1 Dekade Eka Hospital Melayani Sepenuh Hati
Senin, 24 September 2018 - 16:43 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us