Riau Food Festival Kuliner Olahan Bahan Lokal
Sabtu, 05 Mei 2018 - 00:03 WIB > Dibaca 670 kali Print | Komentar
Riau Food Festival Kuliner Olahan Bahan Lokal
Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa menyerahkan cenderamata di helat Riau Food Festival, Rokan Hulu.
PASIRPENGARAYAN (RIAUPOS.CO) - Riau Food Festival (RFF) yang ditaja Dinas Pariwisata (Dispar) Riau di Rokan Hulu berlangsung, 3-5 Mei. Program khusus bidang Ekonomi Kreatif Dispar Riau ini dipusatkan di Dataran Tinggi Pematang Baih, Pasirpengarayan.
    
Untuk agenda kali ini, Dispar menghadirkan chef Ahmad Taufik yang mengolah bahan lokal menjadi penganan menarik. Bahan dasar lokal itu antara lain kolang-kaling, gula enau, pisang, dan ubi.
     
Riau Food Festival ini sudah dilaksanakan di tiga kabupaten seperti Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan terbaru Rokan Hulu. Di Rohul sendiri, CFF diikuti sebanyak 30 orang peserta. Diharapkan, seluruh peserta yang ikut serta melahap semua materi, ilmu, dan pengalaman yang diberikan chef Taufik Ahmad. Sehingga saat para peserta kembali ke tempat masing-masing, menjadi lebih kreatif dalam mengolah bahan dasar yang ada di daerahnya menjadi oleh-oleh yang khas.
     
"Riau Food Festival di Rohul sama dengan daerah lain seperti Indragiri Hulu dan Kuantansingingi beberapa waktu lalu. Setiap daerah tentu punya bahan dasar yang bisa diolah menjadi kuliner khas. Nah, di sini, para peserta dibimbing chef Taufik Ahmad untuk mengolah kolang-kaling, gula enau, pisang, dan ubi menjadi kuliner untuk oleh-oleh," ungkap Kabid Ekonomi Kreatif Dispar Riau Dandun Wibawa yang mewakili Kadispar Riau Fahmizal.
     
Selain chef Taufik Ahmad asal Jakarta, juga ikut serta dua mata sumber lain seperti Ketua Ikaboga  Riau Dinawaty SAg, dan Noni asal Abji Riau, serta Lehoni Bintang asal anak jati Rokan Hulu.
     
Riau Food Festival sendiri, kata Dandun, merupakan salah satu agenda bidang ekonomi kreatif Dispar Riau. Program tersebut dimaksudkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi kreatif yang ada di kawasan wisata. Artinya, untuk meningkatkan kunjungan wisata, masyarakat tempatan juga dituntut lebih kreatif mengolah kekayaan alam yang dimilikinya. Salah satunya tentulah kuliner yang bisa dijadikan sebagai buah tangan atau oleh-oleh bagi para wisatawan.
    
"Kita punya alam yang bagus, punya potensi olahan yang banyak pula. Kekayaan itu harus segera dimanfaatkan untuk mendatangkan pendapatan masyarakat. Akan lebih mengesankan tentunya, wisatawan tidak hanya dimanjakan air terjun dan lainnya, juga bisa membawa buah tangan," jelas Dandun.(ifr/fed)
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Jumat, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Jumat, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Jumat, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Jumat, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Jumat, 21 September 2018 - 17:00 wib

Hotel Prime Park Promo Wedding Expo
Jumat, 21 September 2018 - 16:01 wib

Kondisi Firman Makin Membaik
Jumat, 21 September 2018 - 16:00 wib
Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru
Jumat, 21 September 2018 - 15:58 wib

1.601 Warga Ikuti Aksi Donor Darah Eka Hospital
Jumat, 21 September 2018 - 15:45 wib

Banjir, Pemkab Kurang Tanggap
Jumat, 21 September 2018 - 15:30 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Lembaga  Sensor Film tak  "Berkuku"

Minggu, 02 September 2018 - 15:53 WIB

Kegilaan Penyair "Alam Gaib" di Akhir PSK

Senin, 27 Agustus 2018 - 08:09 WIB

Agar Siswa Paham Dunia Literasi dan Musikalisasi Puisi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:50 WIB

Puisi Inspirasi Tiada Henti

Minggu, 12 Agustus 2018 - 08:42 WIB

Spirit Lokal dari Ceruk Kampung

Minggu, 05 Agustus 2018 - 15:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us