Kerusakan Jalan Provinsi Hambat Pendistribusian TBS Petani
Senin, 07 Mei 2018 - 11:52 WIB > Dibaca 525 kali Print | Komentar
Kerusakan Jalan Provinsi Hambat Pendistribusian TBS Petani
TAMBUSAI UTARA (RIAUPOS.CO) - Kerusakan ruas jalan provinsi di Kecamatan Tambusai Utara yang menghubungkan Dalu Dalu ke perbatasan Kabupaten Rokan Hilir sepanjang lebih kurang 15 km dikeluhkan petani kelapa sawit.

Pasalnya, jalan berlumpur dan lubang yang dalam akibat tingginya intensitas hujan beberapa pekan terakhir, menghambat kelancaran dalam pendistribusian tandan buah segar milik petani Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara.

Warga Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara Hendro, belum lama ini menyebutkan, kerusakan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Rokan Hulu menuju Rokan Hilir tepatnya di Kecamatan Tambusai utara mengakibat truk pengangkut sawit terpuruk, sehingga menyebabkan kemacetan panjang dalam sepekan terakhir.

 Pasalnya, truk melintang dan terbalik di tengah jalan menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah tidak bisa dilintasi menuju daerah perbatasan Rokan Hilir. Bahkan kendaraan roda dua milik masyarakat sulit melintasi jalan rusak tersebut.

 ‘’Kerusakan jalan provinsi di Rokan Hulu terutama ruas jalan Dalu-dalu menuju Rokan Hilir, sudah lama dikeluhkan petani kelapa sawit maupun pengguna jalan. Saat musim hujan, akses jalan utama masyarakat perbatasan dalam mengangkut hasil TBS kelapa sawit menjadi terhambat,’’ jelasnya


 Dia menjelaskan, kerusakan ruas jalan provinsi menghambat perekonomian masyarakat petani kelapa sawit. Petani merasa dirugikan akibat  ketidaklancaran dalam pendistribusian hasil perkebunan mereka.

 Dijelaskannya, Pemerintah Kecamatan Tambusai Utara bersama perusahaan dan masyarakat telah mengupayakan agar jalan provinsi tersebut berjalan lancar, dengan memperbaiki kerusakan titik ruas jalan yang rusak.

‘’Atas nama masyarakat Tambusai Utara, kami minta Pemprov Riau melalui dinas terkait untuk dapat memperbaiki kerusakan jalan provinsi menuju perbatasan Rokan Hilir yang panjangnya sekitar  15 kilometer yang perlu perhatian untuk diperbaiki,’’ ujarnya.

 Karena sekitar 15 km ruas jalan provinsi yang belum dirigit beton mengalami rusak berat pada saat musim hujan.(epp)

KOMENTAR
Berita Update

Honorer Tetap Diperlukan
Rabu, 26 September 2018 - 18:30 wib
PGRI Mengadu ke Komisi DPRD

PGRI Mengadu ke Komisi DPRD
Rabu, 26 September 2018 - 18:30 wib

MTQ Sejalan dengan Program Magrib Mengaji
Rabu, 26 September 2018 - 18:15 wib

Atlet Kuansing Sumbangkan Dua Medali
Rabu, 26 September 2018 - 18:00 wib

Bupati Hadiri Purnatugas Gubernur Riau
Rabu, 26 September 2018 - 17:45 wib

Siswa Se-Kecamatan Siak Bersalawat
Rabu, 26 September 2018 - 17:15 wib
RSUD Berbenah Tingkatkan Mutu Pelayanan

RSUD Berbenah Tingkatkan Mutu Pelayanan
Rabu, 26 September 2018 - 17:00 wib
Dua Pelaku Curas dan Pemerkosaan Ditangkap

Dua Pelaku Curas dan Pemerkosaan Ditangkap
Rabu, 26 September 2018 - 16:45 wib
Pasar Moderen Sorek Tak Kunjung Beroperasi

Pasar Moderen Sorek Tak Kunjung Beroperasi
Rabu, 26 September 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Smartfren Hadirkan Voucher Super 4G Unlimited

Rabu, 26 September 2018 - 12:54 WIB

Schneider Electric Garap Pasar Rumah Sakit Indonesia

Selasa, 25 September 2018 - 14:33 WIB

Komunitas BR-V Meriahkan Showroom Event Honda Soekarno Hatta
Daihatsu Hadir di GIIAS Surabaya Auto Show 2018

Selasa, 25 September 2018 - 14:15 WIB

Komunitas WA Group  Berbagi Edukasi UMKM

Selasa, 25 September 2018 - 13:57 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us