Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SUDAH DISETUJUI KOALISI JOKOWI
Prabowo Sambut Baik Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Terorisme
Rabu, 16 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 363 kali Print | Komentar
Prabowo Sambut Baik Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Terorisme
Prabowo Subianto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kesepakatan soal definisi terorisme dalam rancangan revisi Undang-undang Pemberantasan Tindak Terorisme telah terjalin di antara pemerintah bersama dengan koalisi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun di dalamnya juga disepakati soal pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme. Menurut Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, pihaknya menyambut baik pelibatan militer dalam pemberantasan terorisme.

Mantan Danjen Kopassus itu menyebut, memberantas terorisme tidak bisa hanya dilakukan Polri.

"Kalau Gerindra berpendapat demikian (TNI perlu dilibatkan). Saya berpendapat demikian. Semua komponen harus bekerja sama," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Dia bahkan menyatakan, dirinya sudah memerintahkan anak buahnya untuk siap siaga apabila dibutuhkan untuk menjaga keamanan. Misalnya berjaga di tempat ibadah. Tujuannya untuk menjamin keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

"Saya juga sudah perintahkan kader-kader Gerindra. Kami punya laskar harus jaga semua tempat ibadah," jelasnya.

Di negara-negara lain, sambungnya, militer pun dilibatkan dalam penanggulangan dan pemberantasan terorisme. Sebab, memang dalam memberantasan terorisme aparat keamanan mesti bersatu.

"Di bangsa lain tentara mereka dilibatkan. Jadi, menurut saya merasa pentingnya TNI diikutsertakan," tandasnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto sebelumnya mengaku selama ini ada perbedaan definisi mengenai terorisme. Akan tetapi, kini pemerintah dan partai pendukung telah satu suara.

Adapun TNI pun bakal dilibatkan dalam menangani kasus-kasus terorisme. Sebelumnya, militer sama sekali tidak dilibatkan dalam menangani kasus terorisme. TNI hanya dilibatkan jika diminta saja. (gwn)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
SEBUT KEMENAG TAK BISA SERTIFIKASI
Fadli Zon: Indonesia Akan Otoriter jika Semua Ceramah Ulama Diatur
Selasa, 22 Mei 2018 - 19:00 wib
BELUM TUNJUKKAN PERBAIKAN
Ini Kata Gubernur BI soal Pelemahan Rupiah hingga Rp14.200 per USD
Selasa, 22 Mei 2018 - 18:30 wib
DIDEMO TERKAIT 20 TAHUN REFORMASI
HMI MPO Sebut Jokowi Pemimpin Haram, HNW Komentar Begini
Selasa, 22 Mei 2018 - 18:00 wib
PIALA DUNIA 2018
Ketika Raja Gol Liga Italia Dicoret dari Skuat Argentina
Selasa, 22 Mei 2018 - 17:50 wib
VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Polisi Cek CCTV Usut Video Sobekan Alquran Bertebaran di Jalan
Selasa, 22 Mei 2018 - 17:40 wib
DATANGI BARESKRIM
Bantah Tudingan Bawaslu, Ketum PSI: Kami Tidak Melanggar Kampanye
Selasa, 22 Mei 2018 - 17:20 wib
MASIH MENJADI WACANA
TNI Dilibatkan Libas Teroris, Yusril Setuju, Ini Alasannya
Selasa, 22 Mei 2018 - 17:10 wib
DIBAGIKAN LEWAT INSTAGRAM
Bahagia Jadi Calon Ibu, Putri Marino Bilang Begini
Selasa, 22 Mei 2018 - 17:00 wib
TERKAIT RILIS 200 NAMA
Ingatkan Menag Bukan Hanya untuk Umat Islam, Ini Kata HNW soal Polemik Mubalig
Selasa, 22 Mei 2018 - 16:55 wib
DIANGGAP SEBUAH TRADISI
Geram, Fadli Zon Kecam Pembiaran Pengibar Bendera Israel di Papua
Selasa, 22 Mei 2018 - 16:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
HMI MPO Sebut Jokowi Pemimpin Haram, HNW Komentar Begini
Polisi Cek CCTV Usut Video Sobekan Alquran Bertebaran di Jalan
John Paul Ivan Bantah Lagu "2019 Ganti Presiden" Ciptaannya
Empat Terdakwa Dituntut 20 Tahun Penjara

Selasa, 22 Mei 2018 - 10:57 WIB

Lima Terduga Teroris di Dumai Dibawa ke Jakarta Pascateror Mapolda Riau
Sagang Online
loading...
Follow Us